Infeksi Virus dan Bakteri Berbeda, Masyarakat Diminta Tidak Sembarang

  • 30 Jun 2026 22:23 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Edukasi mengenai penyakit infeksi menjadi fokus Dialog Klinik Angkasa di RRI Banda Aceh, Sabtu 20 Juni 2026 yang mengangkat tema "Infeksi Virus dan Bakteri: Apa Bedanya dan Bagaimana Penanganannya?". Dalam dialog tersebut, Prof. Dr. dr. Kurnia F. Jamil, M.Kes., SpPD., Subs.PTI(K)., FINASIM mengajak masyarakat untuk memahami penyebab penyakit sebelum menentukan pengobatan.

Menurut Prof. Kurnia, kesalahan yang sering terjadi adalah penggunaan antibiotik tanpa mengetahui apakah infeksi yang dialami disebabkan oleh bakteri atau virus. Kebiasaan tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat.

"Antibiotik bukan obat untuk semua jenis infeksi. Jika penyakit disebabkan oleh virus, antibiotik tidak akan memberikan manfaat. Karena itu, diagnosis yang tepat menjadi langkah awal sebelum menentukan terapi," jelasnya.

Ia menuturkan bahwa gejala infeksi virus dan bakteri terkadang memang tampak serupa, seperti demam, batuk, atau sakit tenggorokan. Namun, penyebab dan penanganannya harus dipastikan melalui pemeriksaan oleh tenaga kesehatan.

"Pemeriksaan medis diperlukan agar pasien memperoleh terapi yang sesuai. Dengan begitu, pengobatan menjadi lebih efektif sekaligus mencegah munculnya resistensi antibiotik yang saat ini menjadi tantangan kesehatan global," ungkap Prof. Kurnia.

Selain pengobatan, ia menekankan bahwa pencegahan merupakan langkah yang tidak kalah penting. Menjaga kebersihan diri, mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, serta melengkapi imunisasi merupakan upaya sederhana yang dapat mengurangi risiko terkena penyakit infeksi.

Melalui dialog ini, Prof. Kurnia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya penggunaan antibiotik secara bijak dan selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan apabila mengalami gejala penyakit infeksi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....