Kenali Dini Demensia, Jangan Maklum dengan Pikun
- 23 Jun 2026 16:38 WIB
- Banda Aceh
RRI. CO. ID. Banda Aceh – Masyarakat masih banyak yang menganggap lupa sebagai hal wajar seiring bertambahnya usia. Padahal, lupa berulang, bingung arah, hingga kesulitan mengambil keputusan bisa jadi tanda awal demensia. Untuk meluruskan pemahaman itu, RRI Banda Aceh menggelar Dialog Asokaya dengan tema “Tuwoe Muwoe Umue Mantoeng Muda, Tapeugah Jawai, Tuha Pih Golom: Kenali Dini Demensia, Jangan Maklum dengan Pikun”.
Dialog yang menghadirkan narasumber dr. Teuku Ona, Sp.N, AIFO-K, dokter spesialis saraf. Acara disiarkan langsung Sabtu, 20 Juni 2026 melalui RRI PRO 4 Banda Aceh dr. Teuku Ona menegaskan demensia berbeda dengan pikun biasa.
“Pikun itu kalau kita lupa naruh kunci, tapi 5 menit kemudian ingat lagi. Kalau demensia, pasien bisa lupa sama sekali pernah naruh kunci, bahkan lupa fungsi kunci itu untuk apa. Jadi jangan semua lupa kita maklumi sebagai tua,” jelasnya.
Ia menambahkan tanda bahaya yang harus diwaspadai: “Gangguan ingatan yang mengganggu aktivitas, bingung waktu dan tempat, kesulitan mengambil keputusan atau merencanakan sesuatu, serta perubahan perilaku dan kepribadian yang mencolok”.
Dokter spesialis saraf itu juga menekankan pentingnya deteksi dini. “Demensia tidak bisa disembuhkan, tapi bisa diperlambat. Kalau ketahuan sejak gejala ringan, obat dan terapi kognitif bisa bantu pasien tetap mandiri lebih lama. Kasihan keluarga kalau telat tahu, bebannya jadi dobel,” ujarnya. Untuk pencegahan, ia menyarankan gaya hidup sehat sejak usia muda:
“Usia 40-50 tahun itu masa emas buat jaga otak. Olahraga 30 menit sehari, makan sayur ikan, tidur cukup, kurangi gula dan rokok, plus tetap aktif ngobrol sama orang. Otak itu kayak otot, kalau nggak dipakai ya melemah," tutupnya
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....