Mitos dan Fakta Tentang Perawatan Kesehatan Kulit

  • 09 Jun 2026 08:10 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Perawatan kesehatan kulit masih sering dipahami secara keliru oleh masyarakat akibat banyaknya informasi yang beredar di media sosial. Berbagai mitos yang tidak sesuai fakta kerap membuat sebagian orang melakukan perawatan yang kurang tepat, bahkan berisiko menimbulkan masalah pada kulit. Hal ini disampaikan dr. Zulfan, Sp. DVE selaku Spesialis DVE dalam dialog bersama Pro1 RRI Banda Aceh, Sabtu 6 Juni 2026.

Ia menjelaskan bahwa salah satu mitos yang masih banyak dipercaya adalah anggapan bahwa semakin mahal produk perawatan kulit, maka semakin baik hasilnya. “Efektivitas produk sangat bergantung pada kandungan bahan aktif yang sesuai dengan jenis dan kondisi kulit masing-masing individu, bukan pada harga produk,” ungkapnya.

Selain itu, mitos lain yang sering beredar adalah anggapan bahwa penggunaan produk skincare dalam jumlah banyak akan membuat kulit lebih sehat. “Faktanya, penggunaan produk secara berlebihan justru dapat meningkatkan risiko iritasi dan merusak lapisan pelindung kulit,” jelasnya.

Ia menambahka, kebiasaan seperti eksfoliasi berlebihan, serta anggapan bahwa semua informasi viral di media sosial dapat dipercaya, merupakan hal yang perlu diluruskan. “Informasi kesehatan kulit seharusnya bersumber dari tenaga medis atau ahli dermatologi yang kompeten,” pungkasnya.

Sementara itu, fakta yang perlu dipahami masyarakat adalah bahwa kesehatan kulit juga dipengaruhi oleh faktor gaya hidup, seperti pola makan sehat, cukup istirahat, dan perlindungan dari paparan sinar matahari. “Perawatan kulit tidak hanya bergantung pada produk, tetapi juga pada kebiasaan sehari-hari yang konsisten,” tambahnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....