Waspada! Konsumsi Garam Berlebih Picu Risiko Hipertensi
- 20 Mei 2026 12:23 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Konsumsi garam berlebih dalam pola makan sehari-hari dinilai menjadi salah satu faktor yang dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi atau hipertensi di masyarakat. Pola konsumsi makanan masyarakat saat ini semakin dipengaruhi oleh makanan instan dan jajanan dengan cita rasa gurih yang tinggi. Kondisi tersebut perlu mendapat perhatian karena dapat memengaruhi Kesehatan.
dr. Chairatu Sadrina Djeni, Sp.JP, FIHA mengingatkan masyarakat untuk lebih memperhatikan asupan garam dalam makanan sehari-hari. Menurutnya, masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa tingginya konsumsi natrium menjadi salah satu faktor yang memengaruhi peningkatan tekanan darah.
"Kita disadarkan bahwa garam menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan tekanan darah. Banyak orang berpikir cukup mengurangi garam dapur saja, padahal yang perlu diperhatikan juga adalah kandungan natrium dari makanan lain yang dikonsumsi setiap hari," ujar dr. Chairatu dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Sabtu 16 Mei 2026.
Ia menjelaskan, berdasarkan penelitian satu sendok teh garam dapur mengandung sekitar dua gram natrium, sementara konsumsi natrium harian sebaiknya dibatasi. Menurutnya, masyarakat sering kali tidak menyadari bahwa asupan natrium juga berasal dari berbagai makanan olahan dan jajanan yang dikonsumsi.
"Rekomendasinya tidak boleh di atas 5 gram per hari, bahkan yang paling baik maksimal sekitar 2 gram. Namun saat ini banyak makanan ringan, jajanan, hingga makanan restoran yang mengandung kadar garam cukup tinggi," tambahnya.
dr. Chairatu mengimbau masyarakat agar lebih cermat memperhatikan informasi kandungan gizi pada kemasan makanan dan mulai membatasi konsumsi makanan tinggi garam. Langkah tersebut dinilai penting untuk membantu menurunkan risiko hipertensi dan menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....