Ini Batas Aman Penderita Kolesterol Tinggi Masih Boleh Konsumsi Telur?
- 19 Mei 2026 15:38 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kolesterol tinggi sering kali ragu saat ingin mengonsumsi telur karena dianggap dapat meningkatkan kadar kolesterol dalam darah. Padahal, telur merupakan sumber protein hewani yang mudah didapat, kaya nutrisi, serta memiliki manfaat bagi tubuh jika dikonsumsi dengan cara yang tepat. Banyak masyarakat menghindari telur sepenuhnya, meski belum tentu langkah tersebut selalu diperlukan.
Secara umum, telur memang mengandung kolesterol yang cukup tinggi, terutama pada bagian kuning telur. Namun, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kolesterol dari makanan tidak selalu berdampak langsung terhadap peningkatan kolesterol jahat pada semua orang. Tubuh memiliki mekanisme pengaturan kolesterol, sehingga saat asupan kolesterol dari makanan meningkat, produksi kolesterol dari hati biasanya akan menurun.
Meski demikian, penderita kolesterol tinggi tetap perlu membatasi konsumsi telur, terutama jika memiliki faktor risiko lain seperti diabetes, hipertensi, atau riwayat penyakit jantung. Dokter dan ahli gizi umumnya menyarankan konsumsi telur dalam jumlah wajar, misalnya 3–4 butir per minggu, tergantung kondisi kesehatan masing-masing individu. Mengonsumsi putih telur saja juga bisa menjadi alternatif karena rendah lemak dan tidak mengandung kolesterol.
Dicuolik melalui laman Mns.com. American Heart Association, merekomendasikan telur untuk kolesterol maksimal satu hingga dua butir per hari. Makan tiga sampai empat butir telur selama satu minggu masih boleh untuk dilakukan. Namun, ada baiknya untuk melakukan konsultasi dulu dengan dokter atau ahli gizi untuk mengetahui yang terbaik.
Dengan demikian, penderita kolesterol tinggi sebenarnya masih boleh mengonsumsi telur asalkan tidak berlebihan dan diimbangi pola makan sehat. Konsumsi telur sebaiknya disertai asupan sayur, buah, serta makanan tinggi serat yang membantu mengontrol kolesterol. Untuk hasil terbaik, penderita kolesterol tinggi disarankan berkonsultasi dengan dokter agar pola makan sesuai dengan kondisi tubuh masing-masing.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....