Kemenag Banda Aceh Ajak Orang Tua Kompak Dukung Imunisasi Anak

  • 28 Apr 2026 17:52 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Banda Aceh, Salman, mengajak para orang tua, khususnya suami dan istri, untuk saling mendukung dalam pemberian imunisasi kepada anak demi mencegah berbagai penyakit berbahaya.

Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Senin 27 April 2026, Salman menyoroti masih adanya perbedaan pandangan di dalam keluarga terkait imunisasi anak. Ia menyebut, tak jarang seorang ibu membawa anak ke posyandu secara diam-diam karena sang ayah tidak mengizinkan.

Menurut Salman, kondisi ini sering dipicu oleh kekhawatiran orang tua ketika anak mengalami demam setelah imunisasi.

“Kadang ibu membawa anak ke posyandu, tapi bapaknya tidak kasih. Bahkan ada yang diam-diam membawa anak imunisasi. Saat pulang anak demam, lalu bapaknya marah-marah dan tidak mengizinkan lagi bulan berikutnya,” ujarnya.

Salman menjelaskan, demam ringan setelah imunisasi merupakan hal yang wajar sebagai bagian dari respons tubuh dalam membentuk kekebalan.

Ia menegaskan bahwa orang tua tidak perlu panik jika anak mengalami gejala ringan pasca imunisasi, selama masih dalam batas normal dan tetap dipantau oleh tenaga medis. Menurutnya, peran ayah sangat penting dalam memberikan dukungan kepada ibu agar program imunisasi anak berjalan lancar.

“Bapak juga harus mendukung. Ini sebenarnya peran bapak. Suami istri harus melihat dari segi hukumnya, bagaimana fatwa ulama, dan semuanya sudah sepakat bahwa imunisasi ini penting untuk anak,” kata Salman.

Ia menambahkan, dalam ajaran agama, manusia diperintahkan untuk berikhtiar dan berdoa demi kebaikan, termasuk dalam menjaga kesehatan anak. “Allah memberikan kebebasan kepada kita untuk memilih. Kalau secara medis ini baik, maka kita melangkah untuk kebaikan. Kita berikhtiar dan berdoa,” ujarnya.

Salman juga menekankan bahwa tenaga medis tidak sembarangan dalam memberikan imunisasi. Sebelum penyuntikan dilakukan, kondisi kesehatan anak akan diperiksa terlebih dahulu.

“Kalau anak sedang demam atau sakit, biasanya tidak langsung disuntik. Akan dilihat dulu kondisinya dan diberikan penanganan lain. Jadi imunisasi itu langkah pencegahan saat anak sehat agar kesehatannya terjaga,” katanya.

Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya imunisasi sebagai upaya pencegahan penyakit seperti campak dan penyakit menular lainnya, sehingga anak-anak dapat tumbuh sehat dan terlindungi. Kemenag Kota Banda Aceh pun mengimbau seluruh orang tua untuk meningkatkan komunikasi dan saling mendukung dalam mengambil keputusan terbaik bagi kesehatan anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....