Penanganan Autisme Butuh Terapi Medis Psikologis dan Dukungan Keluarga

  • 28 Apr 2026 07:44 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Autisme bukanlah penyakit seperti yang masih banyak dipahami masyarakat. Kondisi ini merupakan spektrum gangguan perkembangan yang berkaitan dengan sistem saraf.

Koordinator Program Studi S-2 Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh, Prof. Dr. Iskandar Abdul Samad, M.App.Ling, menjelaskan bahwa anak dengan autisme memiliki perbedaan dalam cara kerja sarafnya. Oleh karena itu, pendekatan penanganannya tidak bisa disamakan dengan penyakit biasa.

“Autisme tidak dapat disembuhkan hanya dengan obat seperti penyakit pada umumnya. Penanganannya membutuhkan proses terapi yang berkelanjutan dan terarah,” ujarnya saat menjadi narasumber dalam dialog interaktif bersama RRI Banda Aceh, Minggu 26 April 2026.

Menurut Iskandar, terapi menjadi salah satu metode utama dalam membantu perkembangan anak dengan autisme. Selain itu, dukungan medis dan lingkungan juga sangat diperlukan.

Penanganan autisme juga dapat melibatkan obat-obatan dan pengaturan pola makan, ini dilakukan sesuai kebutuhan masing-masing individu. Di Aceh, pendekatan spiritual seperti rukiah juga kerap digunakan sebagai bagian dari dukungan. Namun hal ini tetap harus disertai dengan penanganan medis yang tepat.

Sayangnya, masih banyak orang tua yang hanya mengandalkan terapi tanpa konsultasi medis lanjutan. Sebagian bahkan enggan berkonsultasi dengan psikiater karena kurangnya pemahaman.

Ditambahkannya, padahal keterlibatan psikiater, dokter anak, dan ahli gizi sangat penting dalam penanganan autisme. “Penanganan harus dilakukan secara menyeluruh, tidak bisa hanya satu sisi,” Sebutnya.

Kondisi saraf anak yang mengalami autisme membutuhkan perhatian khusus dalam jangka panjang. Tanpa penanganan komprehensif, perkembangan anak dapat terhambat secara signifikan.

Dengan demikian, autisme membutuhkan pendekatan multidisiplin yang melibatkan medis, terapi, dan dukungan keluarga. Penanganan yang tepat dan berkelanjutan menjadi kunci utama perkembangan anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....