Manakah yang Aman Makan Sayur Mentah Vs Matang?

  • 20 Apr 2026 09:44 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Makan sayur mentah kerap dianggap lebih sehat karena kandungan vitamin dan mineralnya dinilai masih utuh. Beberapa jenis vitamin seperti vitamin C dan beberapa vitamin B memang mudah rusak jika terkena panas. Oleh karena itu, mengonsumsi sayuran mentah seperti selada, timun, tomat, dan paprika sering menjadi pilihan masyarakat yang ingin menjaga asupan gizi secara maksimal.

Namun, tidak semua sayuran lebih baik dimakan mentah. Proses memasak justru dapat meningkatkan ketersediaan nutrisi tertentu. Contohnya, likopen pada tomat dan beta karoten pada wortel lebih mudah diserap tubuh setelah dimasak. Selain itu, sayuran seperti bayam dan kangkung yang mengandung oksalat juga lebih aman dikonsumsi setelah direbus karena kadar zat tersebut dapat berkurang melalui proses pemanasan.

Di sisi lain, makan sayur mentah memiliki risiko kesehatan jika tidak dicuci dengan benar. Sayuran mentah dapat membawa bakteri, parasit, atau residu pestisida yang menempel di permukaannya. Jika kebersihan tidak terjaga, konsumsi sayur mentah bisa memicu gangguan pencernaan seperti diare, mual, bahkan infeksi serius, terutama pada anak-anak, ibu hamil, dan lansia.

Dilansir melalui laman Doktersehat Indonesia Ahli diet dari University Hospitals, Elizabeth Traxler, MS, RDN, LD, menjelaskan bahwa meskipun makanan mentah dan tidak diproses sangat bermanfaat, menambahkan variasi serta memasak sayuran tertentu bisa membantu tubuh menyerap lebih banyak nutrisi penting.

Kesimpulannya, makan sayur mentah tidak selalu lebih sehat dibanding sayur matang. Keduanya memiliki manfaat masing-masing tergantung jenis sayur dan cara pengolahannya. Kombinasi antara sayur mentah dan sayur matang, disertai kebersihan yang baik, menjadi pilihan paling ideal untuk menjaga kesehatan tubuh dan memenuhi kebutuhan nutrisi harian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....