Konsep Green Nephrology Solusi agar Terapi Ginjal Berkualitas
- 11 Apr 2026 19:49 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pelayanan kesehatan ginjal ternyata menyumbang jejak karbon dan limbah medis yang besar. Untuk itu, konsep Green Nephrology mulai digaungkan sebagai solusi agar terapi ginjal tetap berkualitas namun ramah lingkungan, Prof. Dr. dr. Maimun Syukri, http://Sp.PD-KGH, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala sekaligus konsultan ginjal-hipertensi, menyebut bahwa unit hemodialisis adalah salah satu penyumbang limbah terbesar di rumah sakit, hal tersebut di sampai kan saat wawancara bersama RRI, Sabtu 14 Maret 2026
“Satu pasien hemodialisis rutin bisa menghabiskan 500-600 liter air dan menghasilkan 2-3 kg limbah plastik sekali sesi. Kalau dikali 2-3 kali seminggu, bayangkan dampaknya untuk lingkungan,” ungkapnys.
Ia memjelaskan, Green Nephrology adalah gerakan global nefrologi untuk mengurangi dampak lingkungan dari layanan ginjal tanpa menurunkan mutu pelayanan. Prinsipnya ada 5:
- Utamakan Pencegahan
Mencegah gagal ginjal lewat kontrol hipertensi, diabetes, dan edukasi gaya hidup adalah “intervensi hijau” paling efektif. Semakin sedikit pasien gagal ginjal, semakin kecil limbah dialisis. - Efisiensi Air & Energi
“Reject water” dari mesin RO bisa dipakai ulang untuk menyiram taman atau flush toilet. Mesin HD generasi baru juga punya mode hemat air dan listrik yang wajib dimanfaatkan. - Kurangi Limbah Medis
Pemilihan dialisat yang tepat, mengurangi barang sekali pakai yang tidak perlu, dan pemilahan sampah sejak dari ruang HD bisa memangkas limbah B3 signifikan. - Maksimalkan Telemedicine
Pasien Peritoneal Dialisis dan CKD stabil tidak harus selalu datang ke RS. Kontrol via telekonsultasi mengurangi emisi dari transportasi pasien. Edukasi Berkelanjutan
“Semua pihak harus terlibat, mulai dari dokter, perawat, teknisi, hingga pasien dan keluarga,” tegas anggota International Society of Nephrology itu.
Ia mendorong setiap rumah sakit membentuk “Tim Green Nephrology” untuk mengaudit pemakaian air, listrik, dan limbah unit HD. Langkah kecil seperti mematikan mesin saat tidak dipakai, membawa tumbler, dan mengurangi cetak dokumen juga berdampak besar jika dilakukan bersama.
“Sebagai nefrolog, tugas kita bukan hanya memperpanjang usia ginjal pasien, tapi juga memastikan bumi tetap layak untuk generasi penerus pasien kita. Dialisis yang baik adalah dialisis yang hijau,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....