Kendalikan Ngemil Pasca Lebaran dengan Pola Makan Sehat
- 31 Mar 2026 09:34 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kebiasaan ngemil berlebihan setelah Lebaran menjadi tantangan bagi banyak masyarakat. Kondisi ini dipicu ketersediaan kue dan makanan manis yang melimpah di rumah.
Dokter spesialis gizi klinik mengingatkan pentingnya mengontrol keinginan makan berlebih setelah Ramadan. Pengendalian ini diperlukan agar berat badan tetap stabil dan kesehatan terjaga.
Sekretaris Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia Wilayah Aceh, dr. Fiona D Amelia, SpGK, AIFO-K menjelaskan cara sederhana mengatasi keinginan ngemil. Ia menyarankan masyarakat mengenali rasa lapar yang sebenarnya.
“Tarik napas dulu, ini benar lapar atau lapar palsu, lalu minum air putih,” kata dr. Fiona, Sabtu, 28 Maret 2026. Menurutnya, langkah ini membantu mengontrol keinginan makan yang tidak perlu.
Ia menambahkan, kebiasaan puasa selama Ramadan seharusnya bisa menjadi modal mengatur pola makan. Tubuh telah terbiasa menahan lapar dalam waktu cukup lama.
Namun, jika kebiasaan makan berlebihan terus dilanjutkan, lambung akan kembali membesar. Hal ini membuat kebutuhan makan semakin meningkat.
“Semakin banyak kita makan, lambung ikut mengembang dan hormon lapar meningkat,” ujarnya. Kondisi ini menyebabkan keinginan makan semakin sulit dikendalikan.
Selain itu, ketidaksinkronan antara pikiran dan tindakan juga memicu kebiasaan ngemil. Sering kali seseorang makan tanpa benar-benar merasa lapar.
dr. Fiona menyebut fenomena ini sebagai tantangan dalam mengendalikan pola makan sehari-hari. Kesadaran diri menjadi kunci utama mengatasinya.
Terkait puasa sunah, ia menilai efektivitasnya bergantung pada pola makan saat berbuka. Jika tidak dikontrol, manfaat puasa tidak akan maksimal.
“Kalau berbuka masih berlebihan, berat badan tidak akan turun karena tidak terjadi defisit kalori,” katanya. Oleh karena itu, pengaturan pola makan tetap menjadi faktor utama.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....