Hindari Diet Ekstrem, Begini Penjelasan Ahli Gizi
- 31 Mar 2026 05:24 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Masyarakat diingatkan untuk tidak menghilangkan karbohidrat sepenuhnya dalam pola makan, karena dapat berdampak pada kesehatan fisik maupun mental.
Sekretaris Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia (PDGKI) Aceh, dr. Fiona D Amelia, SpGK, AIFO-K, menegaskan karbohidrat merupakan sumber energi utama yang tidak dapat digantikan sepenuhnya oleh zat gizi lain.
Dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Sabtu 28 Maret 2026, Fiona menjelaskan kekurangan karbohidrat dapat menyebabkan tubuh memecah otot sebagai sumber energi, sehingga berdampak pada penurunan massa otot.
“Kalau tidak ada karbohidrat, tubuh akan mengambil energi dari otot. Ini tentu merugikan, apalagi bagi yang ingin menjaga atau membentuk massa otot,” ujarnya.
| Baca juga: Manfaat Matahari Pagi untuk Kesehatan |
Ia menambahkan, pola makan tanpa karbohidrat juga dapat memengaruhi kondisi psikologis, seperti memicu perubahan suasana hati (mood swing) hingga membuat seseorang lebih mudah emosional.
Selain itu, Fiona juga meluruskan pemahaman masyarakat terkait perbedaan antara hemoglobin (HB) dan tekanan darah (tensi) yang kerap disalahartikan.
Menurutnya, HB merupakan zat dalam darah yang berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, sementara tensi adalah tekanan darah dalam pembuluh. “HB dan tensi itu berbeda. Seseorang bisa saja memiliki HB rendah tetapi tekanan darahnya tinggi, atau sebaliknya,” katanya.
Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga pola makan seimbang dengan tetap mengonsumsi karbohidrat dalam jumlah cukup, serta memahami kondisi kesehatan secara tepat agar tidak terjadi kesalahan dalam menjaga tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....