Atur Jadwal Makan usai Lebaran, Agar Berat Badan Stabil
- 29 Mar 2026 17:49 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dokter gizi mengingatkan pentingnya mengatur jadwal makan setelah Lebaran. Hal ini untuk menjaga berat badan tetap stabil dan sehat.
Jadwal makan berkaitan erat dengan keseimbangan hormon lapar dan kenyang dalam tubuh. Ketidakteraturan makan dapat memicu peningkatan nafsu makan berlebihan.
Sekretaris Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia Wilayah Aceh, dr. Fiona D Amelia, SpGK, AIFO-K menjelaskan adanya dua hormon utama. Kedua hormon itu adalah grelin dan leptin yang mengatur rasa lapar dan kenyang.
“Jadwal makan itu berhubungan dengan hormon lapar dan kenyang, yaitu grelin dan leptin,” ujar Fiona. Ia menyampaikan hal itu dalam Dialog Klinik Angkasa, Sabtu, 28 Maret 2026.
Ia menegaskan anggapan mengurangi makan dapat menurunkan berat badan tidak sepenuhnya benar. Tanpa jadwal teratur, hormon lapar justru bisa meningkat drastis.
Menurutnya, melewatkan sarapan dapat memicu lonjakan rasa lapar di siang hari. Kondisi ini membuat seseorang cenderung makan dalam porsi lebih besar.
“Kalau kita tidak mengatur jadwal makan, hormon lapar bisa ‘ngamuk’ tanpa kita sadari,” katanya. Ia menambahkan kondisi itu sulit dikendalikan tubuh.
Fiona juga mengingatkan pentingnya memperhatikan jenis asupan makanan harian. Konsumsi karbohidrat sederhana berlebihan berpotensi meningkatkan penumpukan lemak.
Ia mencontohkan kebiasaan mengganti makan dengan minuman manis seperti kopi susu. Kebiasaan tersebut dinilai kurang baik dibandingkan makanan dengan gizi lebih lengkap.
“Karbohidrat sederhana seperti minuman manis lebih mudah ditumpuk menjadi lemak,” ujarnya. Ia menyarankan memilih makanan seimbang dengan kandungan nutrisi lengkap.
Fiona mengimbau masyarakat menerapkan pola makan teratur dan seimbang setelah Lebaran. Pola ini membantu menjaga kesehatan dan mencegah kenaikan berat badan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....