Nefrologi Hijau Dorong Layanan Ginjal Ramah Lingkungan

  • 15 Mar 2026 07:44 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Dokter spesialis penyakit dalam menekankan pentingnya konsep nefrologi hijau. Konsep ini mendorong pelayanan penyakit ginjal yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Hal itu disampaikan dokter spesialis penyakit dalam Prof. Dr. dr. Maimun Syukri, Sp.PD, KGH, FINASIM. Ia berbicara dalam Dialog Klinik Angkasa RRI Banda Aceh, Sabtu, 14 Maret 2026.

Menurutnya, nefrologi hijau merupakan gerakan global dalam pelayanan kesehatan ginjal. Tujuannya merawat pasien sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

“Ini gerakan global yang menekankan merawat pasien sambil melindungi bumi,” kata Maimun. Ia menjelaskan gagasan ini berkaitan dengan peringatan Hari Ginjal Sedunia.

Ia mengatakan tindakan cuci darah menghasilkan limbah medis cukup besar. Limbah tersebut berasal dari plastik infus, selang, hingga alat dialisis.

“Dalam satu pasien bisa menghasilkan 35 sampai 50 kilogram limbah plastik per tahun,” ujarnya. Limbah tersebut berasal dari berbagai alat medis sekali pakai.

Selain limbah, penggunaan air pada proses dialisis juga sangat tinggi. Mesin cuci darah dapat menggunakan ratusan liter air dalam satu tindakan.

“Satu tindakan dialisis bisa memakai sekitar 200 hingga 250 liter air,” kata Maimun. Proses ini biasanya dilakukan dua hingga tiga kali setiap minggu.

Karena itu, fasilitas kesehatan didorong menerapkan efisiensi energi dan air. Salah satunya melalui teknologi daur ulang air pada mesin dialisis.

Ia juga menilai pencegahan penyakit ginjal sangat penting untuk menekan dampak lingkungan. Masyarakat perlu mengendalikan penyakit yang berisiko merusak ginjal.

“Yang paling penting mencegah jangan sampai sakit ginjal,” ujarnya. Ia menyebut diabetes, hipertensi, dan infeksi sebagai penyebab utama kerusakan ginjal.

Menurutnya, pengendalian gula darah dan tekanan darah dapat menurunkan risiko gagal ginjal. Pola hidup sehat juga menjadi kunci pencegahan jangka panjang.

Maimun menambahkan tenaga kesehatan memiliki peran besar dalam mendorong praktik ramah lingkungan. Edukasi kepada pasien dan keluarga harus terus dilakukan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....