Tips Berpuasa bagi Penderita Penyakit Ginjal dan Hipertensi
- 15 Feb 2026 11:19 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan merupakan kewajiban bagi umat Muslim. Namun, bagi penderita penyakit ginjal dan hipertensi, puasa perlu dilakukan dengan persiapan dan pengawasan medis agar tetap aman dan tidak memperburuk kondisi kesehatan. Hal ini disampaikan dr. Desi Salwani, SpPD KGH, selaku Konsultan Ginjal Hipertensi dalam dialog bersama Pro1 RRI Banda Aceh, pada Sabtu, 14 Februari 2026.
Ia menjelaskan bahwa penderita penyakit ginjal dan tekanan darah tinggi tetap dapat berpuasa, selama kondisi penyakitnya terkontrol dan telah mendapatkan izin dari dokter.
“Menurut data dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, penyakit ginjal kronis dan hipertensi termasuk penyakit tidak menular yang prevalensinya terus meningkat setiap tahun, kedua kondisi ini saling berkaitan, karena tekanan darah tinggi yang tidak terkontrol dapat memperburuk fungsi ginjal,” ungkapnya.
Sebelum memutuskan berpuasa, pasien sebaiknya melakukan pemeriksaan rutin untuk mengetahui stabilitas tekanan darah dan fungsi ginjal. “Pemeriksaan laboratorium seperti kadar kreatinin dan laju filtrasi glomerulus (GFR) penting untuk menilai kemampuan ginjal dalam menyaring darah,” tambahnya.
Berikut beberapa tips puasa bagi penderita penyakit ginjal dan hipertensi:
1. Konsultasi ke Dokter Sebelum Ramadan
Pastikan kondisi dalam keadaan stabil. Dokter akan menyesuaikan jadwal dan dosis obat agar tetap efektif selama berpuasa.
2. Perhatikan Asupan Cairan
Penderita ginjal perlu mengatur konsumsi cairan sesuai anjuran dokter. Sementara penderita hipertensi dianjurkan memenuhi kebutuhan cairan saat berbuka hingga sahur untuk mencegah dehidrasi yang dapat memicu lonjakan tekanan darah.
3. Batasi Konsumsi Garam dan Makanan Tinggi Natrium
Hindari makanan olahan, makanan instan, serta gorengan berlebihan karena dapat meningkatkan tekanan darah dan membebani kerja ginjal.
4. Hindari Makanan Tinggi Kalium dan Fosfor (bagi pasien ginjal tertentu)
Beberapa pasien ginjal kronis perlu membatasi makanan seperti pisang, jeruk, dan produk susu sesuai anjuran medis.
5. Pantau Tekanan Darah Secara Berkala
Pengukuran tekanan darah tetap dapat dilakukan saat puasa dan tidak membatalkan ibadah.
6. Segera Batalkan Puasa Jika Muncul Gejala
Seperti pusing hebat, lemas berlebihan, sesak napas, bengkak, atau tekanan darah sangat tinggi maupun terlalu rendah.
Ia juga mengingatkan bahwa pasien dengan penyakit ginjal stadium lanjut, pasien yang menjalani cuci darah, atau hipertensi yang belum terkontrol sebaiknya tidak memaksakan diri untuk berpuasa.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....