Anak dengan Jantung Bawaan Apakah Aman Naik Pesawat?
- 08 Feb 2026 20:36 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh : Anak dengan penyakit jantung bawaan pada prinsipnya tetap dapat melakukan perjalanan udara menggunakan pesawat, selama kondisi kesehatannya stabil dan telah melalui evaluasi medis. Edukasi ini penting untuk meluruskan kekhawatiran orang tua yang kerap ragu membawa anak bepergian jauh. Hal tersebut disampaikan Dokter Spesialis Anak Subspesialis Kardiologi Konsultan, Prof. Dr. dr. Herlina Dimiati, Sp.A., Subsp. Kardio(K), dalam Dialog Klinik Angkasa RRI Banda Aceh.
Menurut Prof. Herlina, tekanan udara di dalam kabin pesawat memang berbeda dengan kondisi di darat, namun umumnya masih dalam batas aman bagi anak dengan jantung bawaan yang terkontrol. “Naik pesawat itu pada dasarnya aman, selama anak dalam kondisi stabil. Yang tidak dianjurkan adalah jika anak sedang sesak, demam, atau dalam kondisi jantung yang belum terkendali,” ujarnya saat diwawancarai RRI, Sabtu 7 Februari 2026.
Ia menjelaskan, anak dengan penyakit jantung bawaan sianotik atau yang masih mengalami kadar oksigen rendah perlu mendapat perhatian khusus sebelum melakukan perjalanan udara. Dalam kondisi tertentu, dokter dapat merekomendasikan tambahan oksigen selama penerbangan. “Yang paling penting adalah konsultasi dulu dengan dokter yang menangani. Jangan mengambil keputusan sendiri,” katanya.
Prof. Herlina juga mengingatkan orang tua agar mempersiapkan perjalanan dengan baik, termasuk membawa obat rutin, surat keterangan medis, serta memastikan kebutuhan cairan anak tercukupi selama penerbangan. Selain faktor medis, ia menekankan pentingnya kesiapan psikologis anak, terutama untuk penerbangan jarak jauh. Stres dan kelelahan dapat memengaruhi kondisi kesehatan anak dengan penyakit jantung bawaan.
“Dengan persiapan yang tepat dan pengawasan dokter, anak dengan jantung bawaan tetap bisa bepergian, bersekolah, dan menjalani aktivitas seperti anak lainnya,” ujarnya. Ia berharap informasi ini dapat mengurangi stigma dan ketakutan berlebihan terhadap anak dengan penyakit jantung bawaan, sekaligus mendorong orang tua untuk tetap mengutamakan keselamatan melalui konsultasi medis yang tepat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....