Asam Urat Tinggi, Waspadai Serangan Gout
- 31 Jul 2025 22:42 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Penyakit asam urat atau gout merupakan salah satu gangguan sendi yang paling umum dan dikenal masyarakat. Namun, penanganan penyakit ini seringkali keliru karena hanya berfokus pada gejala, bukan pada akar penyebabnya. Hal ini disampaikan oleh dr. Wan Rosmaiza Wan Musa, dokter spesialis penyakit dalam dan reumatologi asal Malaysia dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Jumat (25/7/2025).
“Contoh paling mudah, penyakit gout atau asam urat. Puncanya adalah kadar asam urat (uric acid) yang tinggi. Kalau hanya obati gejala seperti nyeri atau bengkak sendi tanpa mengatasi penyebabnya, penyakit ini akan terus berulang,” jelas dr. Wan Rosmaiza.
Ia menekankan bahwa perawatan jangka panjang harus fokus pada penurunan kadar asam urat dalam tubuh. “Kalau puncanya kita rawat, insyaallah serangan gout akan semakin jarang dan harapannya bisa hilang sama sekali,” tambahnya.
Dalam diskusi tersebut, dr. Wan Rosmaiza juga menyoroti bahwa nyeri kronis, termasuk akibat gout, tidak hanya disebabkan oleh faktor fisik semata. Gaya hidup (lifestyle) seperti pola makan, kurang olahraga, serta konsumsi alkohol dan makanan tinggi purin turut berkontribusi terhadap tingginya kadar asam urat.
“Nyeri kronik itu banyak puncanya. Bisa karena gaya hidup yang tidak sehat, bisa juga dari faktor metabolik atau penyakit penyerta lain,” ungkapnya.
Ia pun mengajak masyarakat untuk tidak menyepelekan nyeri sendi yang berulang. “Kuncinya bukan hanya minum obat pereda nyeri, tapi juga merubah pola hidup dan mengontrol faktor penyebab secara medis,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....