Cara Menjaga Tekanan Darah Bagi Penderita Hipertensi

  • 09 Mar 2025 08:59 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN,Banda Aceh : Dr. dr. Abdullah, SpPD KGH, ketua program studi spesialis penyakit dalam Universitas Syiah Kuala, mengingatkan pentingnya mengontrol tekanan darah untuk mencegah komplikasi serius seperti stroke dan gagal ginjal. Kontrol tekanan darah yang buruk dapat menyebabkan keharusan menjalani cuci darah. Hal itu diungkapkannya dalam wawancara bersama RRI Banda Aceh dalam program klinik angkasa, Sabtu (8/3/2025).

Menurutnya, penyebab hipertensi dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu primer (tidak diketahui) dan sekunder (faktor bawaan, misalnya tumor ginjal). Riwayat keluarga hipertensi juga meningkatkan risiko seseorang menderita penyakit ini.

"Tidak ada gejala khas pada hipertensi, namun penderita sering merasakan pusing, cepat lelah, atau jantung berdebar. Skrining tekanan darah secara rutin penting dilakukan, terutama bagi yang memiliki riwayat keluarga hipertensi," ujarnya.

Kata dr. Abdullah, begadang atau kurang tidur dapat meningkatkan stres dan memicu peningkatan tekanan darah. Tidur malam yang cukup (7-8 jam) sangat dianjurkan, karena siklus tidur malam lebih mendukung pemulihan tubuh dibandingkan tidur siang.

"Untuk penderita hipertensi, pola makan harus diatur, terutama dengan menghindari makanan tinggi garam, lemak, dan gula. Peningkatan konsumsi sayur-sayuran juga sangat dianjurkan," ungkapnya.

dr. Abdullah menjelaskan konsumsi garam yang berlebihan dapat meningkatkan tekanan darah. dr. Abdullah menyarankan untuk membatasi konsumsi garam hingga 1-2 gram per hari, dan lebih baik menghindari penggunaan garam tambahan dalam makanan, Olahraga yang teratur, minimal 30 menit sehari, sangat penting untuk penderita hipertensi.

"Jenis olahraga ringan seperti jalan kaki atau senam lebih disarankan, terutama bagi usia lanjut atau mereka yang memiliki komplikasi lain seperti diabetes," katanya.

Meskipun aktivitas fisik penting, penderita hipertensi, terutama yang berusia lanjut, harus menghindari olahraga berat yang dapat menyebabkan stres fisik berlebihan. Stres fisik yang mendalam dapat memicu peningkatan tekanan darah yang berbahaya, Pengobatan hipertensi harus dilakukan dengan bijak.

Dalam beberapa kasus, kata Dia, kombinasi obat-obatan dengan mekanisme berbeda lebih efektif daripada peningkatan dosis obat tunggal. Pemeriksaan tekanan darah secara rutin juga sangat penting untuk memantau kondisinya.

Oleh sebab itu, kata dr. Abdullah, pola hidup sehat, pengaturan pola makan yang baik, olahraga teratur, serta penghindaran stres adalah kunci utama dalam mengelola hipertensi dan menjaga tekanan darah tetap stabil. Penderita hipertensi perlu melakukan skrining dan mematuhi anjuran medis agar terhindar dari komplikasi yang lebih serius.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....