Mengenal Pentingnya Kesehatan Mental

  • 22 Jan 2025 13:03 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh : Kesehatan mental merupakan kondisi dimana individu memiliki kesejahteraan yang tampak dari dirinya yang mampu menyadari potensinya sendiri, memiliki kemampuan untuk mengatasi tekanan hidup normal pada berbagai situasi dalam kehidupan, mampu bekerja secara produktif dan menghasilkan, serta mampu memberikan kontribusi kepada komunitasnya.

Dikutip dari laman yankes.kemkes, kesehatan mental dipengaruhi oleh peristiwa dalam kehidupan yang meninggalkan dampak yang besar pada kepribadian dan perilaku seseorang. Peristiwa-peristiwa tersebut dapat berupa kekerasan dalam rumah tangga, pelecehan anak, atau stres berat jangka panjang.

Berikut adalah beberapa gejala atau tanda penyakit mental yang mungkin terjadi:

1.Perubahan perilaku

Ini merupakan tanda munculnya penyakit mental yang tergolong mudah disadari melalui aktivitas sehari-hari baik di rumah maupun di kantor. Ketika menjadi lebih sering bertengkar, cenderung kasar, hingga berkata kasar yang menyakitkan orang lain padahal sebelumnya tidak, ini perlu dicurigai. Tak hanya itu saja, terlihat perubahan perilaku seperti menjadi lebih mudah marah dan merasa frustasi.

2.Perubahan mood

Tanda penyakit mental lainnya adalah mood atau suasana hati yang berubah secara tiba-tiba. Kondisi ini bisa berlangsung sebentar hingga dalam jangka waktu yang tidak menentu.Tentunya, hal ini bisa mengakibatkan masalah pada hubungan dengan keluarga serta teman kerja. Ini merupakan gejala umum dari depresi, ADHD, hingga kelainan bipolar.

3.Kesulitan berkonsentrasi

Penderita gangguan mental cenderung sulit fokus atau memperhatikan dalam waktu yang lama. Selain itu, mereka juga memiliki kesulitan untuk duduk diam dan membaca. Tanda penyakit mental yang satu ini dapat menyebabkan menurunnya performa kinerja juga perkembangan otak.

4.Penurunan berat badan

Tahukah Anda bahwa gangguan mental juga dapat memengaruhi kondisi fisik? Tak hanya karena penyakit fisik, berat badan yang menurun drastis juga bisa menjadi tanda penyakit mental. Gangguan makan, stres, hingga depresi dapat menjadi penyebab kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah yang berkelanjutan.

5.Menyakiti diri sendiri

Saat sering mengalami kekhawatiran serta rasa takut berlebih, perasaan ini dapat berujung pada keinginan untuk menyakiti diri sendiri. Biasanya, ini menjadi akumulasi dari perasaan stres serta menyalahkan diri sendiri, karena gangguan mental juga mengakibatkan sulit untuk mengelola emosi. Ini juga menjadi tanda gangguan mental yang perlu dicermati karena tidak menutup kemungkinan berujung pada percobaan bunuh diri.

6.Muncul berbagai masalah kesehatan

Penyakit atau gangguan mental juga dapat ditandai dengan masalah pada kesehatan, misal mengalami sakit kepala dan sakit perut yang berkelanjutan.

7.Perasaan yang intens

Kadang dihadapi perasaan takut yang berlebihan tanpa alasan. Tanda gangguan mental ini seperti menangis, berteriak atau mual disertai dengan perasaan sangat intens. Perasaan ini pun dapat menyebabkan efek seperti kesulitan bernapas, jantung berdebar atau bernapas dengan cepat, yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari.

Ciri-ciri Kesehatan Mental Yang Baik

- merasa lebih bahagia dan lebih positif tentang diri mereka sendiri dan menikmati hidup

- bangkit kembali dari kekesalan dan kekecewaan

- memiliki hubungan yang lebih sehat dengan keluarga dan teman

- melakukan aktivitas fisik dan makan makanan yang sehat

- terlibat dalam kegiatan

- memiliki rasa pencapaian

- bisa bersantai dan tidur nyenyak

- merasa nyaman di komunitas mereka.

Cinta dan dukungan serta hubungan yang kuat dengan keluarga dan orang-orang terdekat dapat memiliki pengaruh langsung dan positif pada kesehatan mental. Bahkan, hubungan emosional yang baik dapat mengurangi kemungkinan mengalami masalah kesehatan mental.

Upaya Menjaga Kesehatan Mental

Berbicara dari hati ke hati tentang kondisi dan kesehatan mentalnya adalah langkah awal yang perlu Anda lakukan sebagai orangtua. Jika Anda mengkhawatirkan kesehatan mental anak, mulailah dengan mengajaknya berbicara. Berbicara dengan anak tentang bagaimana perasaan mereka menunjukkan bahwa mereka tidak sendirian dan bahwa Anda, sebagai orangtua, peduli. Selain itu, anak juga mungkin memerlukan bantuan Anda untuk mendapatkan dukungan profesional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....