Australia Pemilik Populasi Unta Terbesar, Bukan Negara Arab!
- 19 Mei 2024 03:03 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Guinness World Record pada tahun 2023 menyatakan populasi unta terbesar di alam liar diperkirakan mencapai lebih dari satu juta ekor dan populasinya bisa berlipat ganda setiap sembilan tahun atau lebih jika tidak dikendalikan.
Namun uniknya, negara-negara Arab maupun daerah Mongolia bukanlah pemilik populasi unta terbesar, padahal unta berasal dari wilayah ini. Faktanya, Australia sekarang ini adalah rumah bagi populasi unta terbesar di dunia walaupun hewan ini tidak berasal dari gurun Australia.
Unta diimpor ke Australia oleh kerajaan Inggris dari tahun 1840-an hingga awal tahun 1900-an dengan tujuan untuk dijadikan sarana tranportasi di gurun di negara itu. Namun, seiring kemajuan teknologi, unta tidak lagi dibutuhkan dan akibatnya banyak yang dilepaskan atau dibiarkan hidup di gurun tempat mereka berkembang biak di alam liar.
Tanpa adanya predator alami dan didukug iklim yang lebih baik daripada di Arab, membuat jumlah unta meledak dan memberikan dampak besar bagi alam liar maupun sektor pertanian. Salah satu masalah terbesarnya adalah unta meminum air dalam jumlah besar. Unta-unta ini menghabiskan satu galon air sekaligus dan menyebabkan kerusakan pada lahan pertanian dan sumber air yang digunakan untuk persediaan air.
Oleh karena itu, unta di Australia dianggap hama dan dibasmi dalam jumlah ribuan setiap tahunnya. Metode pengendalian populasinya yang umum digunakan adalah dengan ditembak dari helikopter. Akhir akhir ini, pemerintah Australia menggunakan cara yang lebih humanis dalam mengendalikan populasi unta seperti diekspor ke timur tengah, memanfaatkan produk dari unta serta membuat wahana menunggang unta.
(Sumber: pestsmart.org.au)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....