Kahfis Aceh, Forum TBM dan Sigupai Membaco Gelar Roadshow Literasi di Abdya
- 20 Sep 2026 12:35 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Abdya-KAHFIS Aceh melaksanakan roadshow literasi di kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) pada Jumat, 18 September 2026. Kegiatan ini menghadirkan rangkaian agenda literasi yang menyasar anak-anak, guru pendamping, calon storyteller, hingga orang tua sebagai upaya menumbuhkan minat baca dan memperkuat budaya literasi di masyarakat. Kegiatan diawali dengan storytelling untuk anak-anak TK dan SD yang dikemas secara menyenangkan. Melalui metode fun learning, anak-anak diajak mengenal cerita, berinteraksi, serta membangun ketertarikan terhadap buku dan aktivitas membaca.
Agenda kemudian dilanjutkan dengan Workshop Mendongeng yang diselenggarakan di Dinas Perpustakaan Abdya bekerja sama dengan Forum TBM Aceh dan Taman Baca Masyarakat (TBM) Sigupai Membaco. Workshop ini ditujukan bagi guru pendamping dan siswa yang dipersiapkan sebagai calon storyteller untuk mengikuti berbagai kompetisi, baik di tingkat daerah, provinsi, maupun nasional.
Peserta tidak hanya memperoleh materi mengenai teknik mendongeng, tetapi juga diajak mempraktikkan secara langsung teknik yang telah dipelajari. Dengan demikian, guru diharapkan memiliki bekal untuk mendampingi siswa dalam mengembangkan kemampuan storytelling secara lebih terarah.

Menurut Nita Junniarti, S.Hum., selaku Koordinator Sigupai Membaco dan Relawan Perpusnas Lokasi Khusus Abdya, kegiatan tersebut menjadi salah satu langkah untuk memperkuat budaya literasi sekaligus menemukan bibit unggul di bidang storytelling.
“Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan literasi di Abdya dan menemukan anak-anak yang memiliki bakat storytelling sehingga dapat membawa nama daerah hingga tingkat provinsi maupun nasional. Guru pendamping juga memperoleh pemahaman dan pengalaman praktik yang dapat diterapkan saat mendampingi siswa.”
Pada sore hari, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Bincang Literasi bertema “Menjadi Orang Tua di Era Digital: Tantangan dan Peluang Anak”. Tema ini diangkat dari keresahan terhadap perubahan perilaku sosial anak yang semakin banyak menghabiskan waktu dengan gawai dan aktivitas di dalam rumah, sehingga interaksi bersama teman sebaya berpotensi berkurang.
Siti Nurhidayah, S.Pd., M.Sc., atau yang akrab disapa Bunda Dayah, menjelaskan bahwa literasi digital memiliki keterkaitan erat dengan literasi keluarga. Menurutnya, orang tua memiliki peran penting dalam mendampingi anak menggunakan teknologi secara bijak.

“Literasi digital dan literasi keluarga memiliki kesinambungan. Pengawasan orang tua sangat penting karena penggunaan gawai tanpa pendampingan dapat memengaruhi perilaku dan regulasi emosi anak.”
Ia juga menekankan pentingnya kesepakatan antara orang tua dan anak mengenai penggunaan gawai, termasuk konsistensi ayah dan ibu dalam menerapkan aturan. Menurutnya, pola pengasuhan yang sejalan membantu anak memahami batasan sekaligus membangun kebiasaan sosial yang lebih sehat.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Roadshow Literasi diharapkan tidak hanya mendorong minat baca anak, tetapi juga memperkuat ekosistem literasi melalui kolaborasi antara sekolah, guru, komunitas, perpustakaan, orang tua, dan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....