Cara Menjemput Rezeki Berkah Menurut Islam
- 12 Sep 2026 16:34 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Menguatkan iman sekaligus menenangkan hati dalam mencari nafkah, RRI Banda Aceh menghadirkan program Dialog Kajian Islami dengan tema "Rezeki tak pernah salah alamat: Ikhtiar, do'a dan tawakkal".
Dialog ini disiarkan secara langsung pada Jumat, 4 September 2026 pukul 10.00 - 11.00 WIB melalui RRI PRO 1 Banda Aceh 97.7 FM, live streaming Youtube RRI Banda Aceh, serta direlay di RRI SP Sabang FM 94 Mhz dan RRI SP Singkil FM 92,2 Mhz.
Hadir sebagai narasumber Tgk. Barrul Walidin, S.Pd.I. M.Pd, Penyuluh Agama Islam Kota Banda Aceh. Dialog dipandu oleh presenter Rifki.
| Baca juga: USK Gelar Seleksi CAMABA Jalur Talenta 2026 |
Dalam dialog, Tgk. Barrul Walidin menegaskan bahwa dalam ajaran Islam, rezeki sudah dijamin oleh Allah SWT. Namun manusia tetap diperintahkan untuk berusaha.
"Rezeki itu sudah Allah tetapkan kadarnya, waktunya, dan jalannya. Tugas kita bukan mengejar rezeki sampai lupa diri, tapi menjemputnya dengan cara yang benar. Caranya ada 3: ikhtiar, do'a, dan tawakkal," jelas Tgk. Barrul.
Ia merinci 3 pilar tersebut sebagai berikut yakni Ikhtiar: Bekerja dan Berusaha Maksimal
Menurut Tgk. Barrul, ikhtiar adalah bentuk tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi. Islam tidak mengajarkan berpangku tangan menunggu rezeki jatuh dari langit.
"Rasulullah SAW saja berdagang. Para sahabat bertani, berternak. Artinya kita wajib bekerja sesuai profesi dan kemampuan. Tapi niatkan bekerja untuk ibadah, bukan hanya untuk dunia," ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar ikhtiar dilakukan dengan cara halal. Karena rezeki yang halal akan membawa keberkahan, meskipun jumlahnya sedikit.
Kemudian berdo'a: Memohon kepada Sang Pemberi Rezeki. Setelah berusaha, seorang muslim diperintahkan untuk berdo'a. Do'a adalah senjata orang mukmin dan bentuk pengakuan bahwa kita lemah di hadapan Allah.
"Banyak orang hebat ikhtiarnya, tapi lupa berdo'a. Padahal yang menentukan hasil akhir tetap Allah. Perbanyak do'a di sepertiga malam, setelah shalat, dan jangan lupa do'a sapu jagat: Rabbana atina fiddun-ya hasanah...," pesannya.
dan ketiga Tawakkal atau Menyerahkan Hasil kepada Allah . Poin terakhir adalah tawakkal. Setelah ikhtiar dan do'a, hati harus tenang dan menyerahkan hasilnya kepada Allah.
"Tawakkal bukan berarti pasrah tanpa usaha. Tawakkal itu sudah kerja keras, sudah berdo'a, lalu hati ridha dengan apapun ketetapan Allah. Karena bisa jadi yang kita tolak itu justru yang terbaik untuk kita," terang Tgk. Barrul.
Ia mencontohkan, ada orang yang ditolak kerja di satu tempat, lalu Allah ganti dengan pekerjaan yang jauh lebih baik dan berkah. "Itulah maksudnya rezeki tak pernah salah alamat," tambahnya.
Di akhir dialog, Tgk. Barrul juga mengingatkan 3 penyakit hati yang bisa menghambat datangnya rezeki: iri dengki, tidak bersyukur, dan putus asa.
"Kunci keberkahan rezeki itu syukur. Sedikit tapi bersyukur, Allah akan tambah. Banyak tapi kufur, bisa jadi musibah," tutupnya.
Presenter Rifki mengajak pendengar untuk tidak membandingkan rezekinya dengan orang lain. "Fokus pada ikhtiar kita, perbaiki do'a kita, dan kuatkan tawakkal kita. Karena rezeki kita tidak akan tertukar," katanya.
Dialog Kajian Islami merupakan program rutin RRI Banda Aceh setiap Jumat pagi untuk memberikan pencerahan spiritual kepada masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....