Balai Bahasa Aceh Uji Coba UKBI Adaptif bagi Disabilitas Rungu

  • 09 Sep 2026 09:53 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Balai Bahasa Provinsi Aceh melaksanakan sosialisasi dan uji coba soal Uji Kemahiran Berbahasa Indonesia (UKBI) Adaptif bagi disabilitas rungu di SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh, Senin–Selasa , 7–8 September 2026.

Kegiatan yang berlangsung selama dua hari tersebut melibatkan tujuh siswa rungu tingkat SMA dan tiga guru pendamping. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pengembangan UKBI Adaptif agar semakin inklusif dan mampu mengakomodasi kebutuhan peserta dengan berbagai karakteristik.

Pada hari pertama, Senin (7/9/2026), kegiatan diawali dengan sosialisasi UKBI Adaptif kepada guru pendamping. Sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman mengenai UKBI Adaptif, khususnya mekanisme pelaksanaan uji coba soal bagi peserta disabilitas rungu.

Selain itu, disampaikan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Uji Coba Soal UKBI bagi Disabilitas Rungu agar guru pendamping memiliki pemahaman yang sama mengenai mekanisme dan tahapan pelaksanaan kegiatan.

Materi disampaikan Yanti Zulita, S.S., M.Pd., selaku koordinator kegiatan sekaligus Koordinator Tim UKBI Balai Bahasa Provinsi Aceh. Guru pendamping mendapatkan penjelasan mengenai tujuan uji coba, teknis pelaksanaan, serta hal-hal yang perlu diperhatikan selama peserta mengikuti uji coba soal.

Pada hari kedua, Selasa (8/9/2026), kegiatan dilanjutkan dengan uji coba soal UKBI bagi tujuh siswa rungu tingkat SMA dari SLB Negeri Pembina Provinsi Aceh.

Uji coba difokuskan pada Seksi I Memirsa, terutama untuk memperoleh informasi mengenai keberterimaan video dan soal yang disajikan kepada peserta disabilitas rungu.

Melalui pelaksanaan secara langsung bersama siswa, tim memperoleh masukan mengenai keterpahaman materi dan instruksi, tampilan video, serta kesesuaian soal dengan karakteristik peserta.

Keterlibatan guru pendamping juga menjadi bagian penting dalam proses tersebut. Pengamatan dan masukan dari guru diharapkan dapat memberikan informasi tambahan mengenai pengalaman peserta dalam memahami dan mengerjakan soal.

Hasil uji coba selanjutnya menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan instrumen UKBI Adaptif bagi disabilitas rungu. Informasi yang diperoleh akan digunakan untuk meningkatkan kualitas soal, video, instruksi, dan bentuk penyajian agar semakin sesuai dengan kebutuhan peserta.

Balai Bahasa Provinsi Aceh menegaskan komitmennya untuk mendukung terwujudnya layanan kebahasaan yang adil, inklusif, aksesibel, dan berkualitas.

Pengembangan UKBI Adaptif diharapkan memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas rungu, untuk menunjukkan kemahiran berbahasa Indonesia melalui instrumen pengukuran yang terstandar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....