UBBG Perkuat Kerja Sama PPL PPG 2026 di SMAN 3 Banda Aceh

  • 07 Agt 2026 14:44 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Universitas Bina Bangsa Getsempena (UBBG) terus memperkuat sinergi dengan Dinas Pendidikan Aceh dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui pelaksanaan Program Pengalaman Lapangan (PPL) Mahasiswa Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026.

Salah satu bentuk implementasi kerja sama tersebut diwujudkan melalui penempatan mahasiswa PPG di SMAN 3 Banda Aceh sebagai sekolah mitra.

Kegiatan ini merupakan implementasi nyata kerja sama UBBG dengan Dinas Pendidikan Aceh dalam bidang pendidikan, pengajaran, serta pengabdian kepada masyarakat (PKM). Melalui kemitraan ini, mahasiswa PPG memperoleh kesempatan untuk mengimplementasikan kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian secara langsung di lingkungan sekolah.

Tim UBBG dipimpin oleh Regina Rahmi, M.Pd. selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), didampingi Dzikrur Riski, M.Pd. selaku Koordinator PPL Mahasiswa PPG Tahun 2026. Kedatangan tim disambut hangat oleh jajaran pimpinan SMAN 3 Banda Aceh yang dipimpin oleh Kepala Sekolah, Drs. Muzakkir, M.Pd., melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Hubungan Masyarakat, Laila Zahara, S.Pd., M.Pd., serta Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Ruhul Mukhlisa, S.Pd., M.Pd. Turut hadir pula dua guru pamong yang akan mendampingi mahasiswa selama pelaksanaan PPL, yaitu Muhadir S.Pd dan Gusrawadi S.Pd

Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Laila Zahara, S.Pd., M.Pd. mewakili Kepala Sekolah Drs. Muzakkir, M.Pd., pihak SMAN 3 Banda Aceh menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Universitas Bina Bangsa Getsempena yang telah memilih sekolah tersebut sebagai mitra pelaksanaan PPL Mahasiswa PPG.

"Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa PPG Universitas Bina Bangsa Getsempena di SMAN 3 Banda Aceh. Semoga kegiatan ini menjadi wadah pembelajaran yang saling menguatkan antara perguruan tinggi dan sekolah. Kami berharap mahasiswa dapat mengembangkan kompetensi profesionalnya selama praktik mengajar, sekaligus menghadirkan inovasi-inovasi pembelajaran yang berdampak positif bagi peserta didik. Sinergi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Aceh," ujar Laila Zahara, Jum'at 7 Agustus 2026.

Sementara itu, Regina Rahmi, M.Pd. menyampaikan bahwa Program Pengalaman Lapangan merupakan tahapan strategis dalam membentuk calon guru yang profesional, inovatif, dan adaptif terhadap dinamika pendidikan. Melalui praktik langsung di sekolah, mahasiswa tidak hanya menerapkan teori yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar membangun karakter pendidik yang mampu menciptakan pembelajaran yang aktif, kreatif, dan berpusat pada peserta didik.

"Kolaborasi antara perguruan tinggi, Dinas Pendidikan Aceh, dan sekolah mitra merupakan fondasi penting dalam mencetak guru-guru masa depan yang berkualitas. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kepala Sekolah beserta seluruh jajaran SMAN 3 Banda Aceh atas sambutan yang hangat serta komitmen untuk bersama-sama membimbing mahasiswa PPG UBBG menjadi guru profesional," ungkap Regina Rahmi.

Dekan FKIP UBBG, Fitriati, Ph.D., menyatakan bahwa koordinasi yang baik antara kampus dan sekolah menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan PPL. Peran guru pamong sangat strategis dalam memberikan bimbingan kepada mahasiswa agar mampu mengintegrasikan teori dengan praktik pembelajaran di kelas, sekaligus memahami budaya kerja dan etika profesi sebagai seorang pendidik.

Pelaksanaan PPL ini juga menjadi bagian dari implementasi Program Kampus Berdampak, yang mendorong perguruan tinggi untuk memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat melalui pendidikan yang berkualitas, kolaborasi dengan sekolah, serta penguatan ekosistem pembelajaran yang inovatif. Berbagai praktik baik yang lahir dari kegiatan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam meningkatkan mutu pendidikan di Aceh.

Melalui kemitraan yang terus diperkuat antara UBBG, Dinas Pendidikan Aceh, dan SMAN 3 Banda Aceh, diharapkan akan lahir berbagai inovasi pembelajaran, peningkatan kompetensi calon guru, serta kolaborasi berkelanjutan yang memberikan manfaat bagi dunia pendidikan. Sinergi ini menjadi wujud nyata komitmen bersama dalam mencetak guru profesional sekaligus mendukung pembangunan pendidikan Aceh yang unggul, berdaya saing, dan berdampak bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....