Unmuha Tambah Delapan Doktor Baru, Kini Miliki 65 Dosen Bergelar S3
- 01 Agt 2026 06:57 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha) menambah delapan dosen bergelar doktor (S3) sepanjang Juli 2026. Penambahan tersebut memperkuat kapasitas sumber daya manusia akademik sekaligus mendukung peningkatan mutu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Rektor Unmuha, Dr. Aslam Nur, M.A., mengatakan bertambahnya dosen bergelar doktor menjadi bagian dari upaya kampus meningkatkan kualitas pendidikan tinggi dan mempersiapkan lahirnya lebih banyak guru besar.
Menurutnya, keberagaman disiplin ilmu para doktor baru akan memperkuat ketahanan akademik kampus serta mendorong kolaborasi lintas bidang keilmuan.
"Keberagaman keilmuan, latar belakang pendidikan, dan pengalaman para doktor baru ini menjadikan Unmuha lebih tangguh, subur secara intelektual, serta lebih siap menghadapi berbagai tantangan global," ujarnya.
Aslam menambahkan, peningkatan kualifikasi akademik tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat proses pembelajaran di lingkungan kampus, tetapi juga menghasilkan penelitian dan pengabdian yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
Dengan penambahan delapan doktor baru, Unmuha kini memiliki 65 dosen bergelar doktor dari total 213 dosen aktif.
Delapan dosen yang menyelesaikan studi doktor pada Juli 2026, yakni Dr. Widya Soviana, S.T., M.Si., IPM. dari Program Studi Manajemen Bencana Fakultas Teknik; Dr. Qurratu Aini, S.Si., M.Pd. dari Program Studi Tadris Biologi Fakultas Agama Islam; Dr. Zulkifli Umar, S.E., M.Si., Ak. dari Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi; Dr. Sahriyadi, S.Sn., M.T. dari Program Studi Arsitektur Fakultas Teknik; Dr. Syarifah Sharah Natasya, S.H., M.H. dari Program Studi Ilmu Hukum Fakultas Hukum; Dr. Keumala Citra Sarina Zein, S.T., M.T., IPM. dari Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik; Dr. M. Yamin, S.E., M.Si. dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi; serta Dr. Mahyudin, A.Md.Par., S.E., M.Par. dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi.
Sementara itu, Direktur Pascasarjana Unmuha, Prof. Dr. Ir. Hafnidar A. Rani, S.T., M.M., IPU., ASEAN Eng., ACPE., APEC Eng., mengatakan Unmuha juga sedang melakukan pendampingan terhadap delapan dosen yang diproyeksikan menjadi calon guru besar.
Ia menjelaskan pendampingan tersebut mengacu pada Permendikti Nomor 39 Tahun 2026, mulai dari sosialisasi regulasi, pemenuhan persyaratan khusus, hingga pendampingan publikasi ilmiah sebagai syarat pengajuan jabatan akademik profesor.
Selain itu, Pascasarjana Unmuha juga mendorong para dosen mengikuti berbagai program hibah penelitian pemerintah, seperti Program Sinergi, BRIN, dan BIMA, guna meningkatkan produktivitas riset dan publikasi ilmiah bereputasi internasional.
"Melalui pemanfaatan dana hibah pemerintah, para dosen akan sangat terbantu dalam menghasilkan publikasi jurnal terindeks Scopus yang menjadi salah satu syarat memperoleh jabatan Guru Besar," kata Hafnidar. (*)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....