Bukan Sekadar Chatbot, Meta Siapkan Personal AI untuk Dampingi Aktivitas Harian

  • 31 Jul 2026 21:07 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Meta tengah mengembangkan konsep Personal AI, yakni kecerdasan buatan yang dirancang menjadi asisten pribadi untuk membantu pengguna menjalani berbagai aktivitas sehari-hari, mulai dari mengelola jadwal hingga mencapai target pribadi.

Konsep tersebut diperkenalkan CEO Meta Mark Zuckerberg saat penyampaian laporan keuangan kuartal II (Q2) 2026 pada 29 Juli 2026. Dalam paparannya, Zuckerberg menjelaskan bahwa pengembangan AI ke depan tidak hanya berfokus pada kemampuan menjawab pertanyaan, tetapi juga mendukung pengguna mencapai tujuan dalam berbagai aspek kehidupan.

"Everyone should have a personal AI that deeply understands them, understands their goals, and can help them achieve those goals." kata Mark Zuckerberg dalam konferensi laporan keuangan Meta kuartal II 2026.

Menurut Zuckerberg, Personal AI dirancang untuk memahami kebutuhan setiap pengguna secara lebih mendalam. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mengatur aktivitas harian, memberikan rekomendasi sesuai preferensi pengguna, hingga mendukung pencapaian target di bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan, maupun pengembangan diri.

Meta menilai setiap orang memiliki kebutuhan yang berbeda sehingga AI seharusnya mampu memberikan pendampingan yang lebih personal, bukan sekadar merespons pertanyaan layaknya chatbot konvensional.

Selain mengembangkan Personal AI bagi pengguna individu, Meta juga memperluas pemanfaatan AI untuk sektor bisnis. Perusahaan menyebut teknologi AI kini semakin banyak dimanfaatkan pelaku usaha dalam berinteraksi dengan pelanggan melalui layanan seperti WhatsApp, Messenger, dan Instagram.

Laporan The Verge menyebut visi Meta tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam membangun ekosistem AI yang lebih personal dan terintegrasi di berbagai perangkat serta layanan digital. Berbeda dengan chatbot yang umumnya digunakan untuk menjawab pertanyaan, Personal AI diarahkan menjadi pendamping digital yang mampu membantu pengguna mengambil keputusan dan menyelesaikan berbagai aktivitas secara proaktif.

Meski demikian, Meta belum mengumumkan jadwal peluncuran maupun detail fitur yang akan tersedia untuk pengguna. Perusahaan menyatakan pengembangan Personal AI masih terus dilakukan sebagai bagian dari investasi jangka panjang di bidang kecerdasan buatan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....