Kenali Modus Penipuan QRIS Palsu
- 31 Jul 2026 19:19 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pembayaran menggunakan QRIS atau Quick Response Code Indonesian Standard semakin diminati masyarakat karena praktis dan cepat. Namun di balik kemudahannya, masyarakat diminta waspada terhadap modus penipuan yang memanfaatkan kode QR palsu.
Bank Indonesia menjelaskan, salah satu modus yang pernah terjadi adalah pelaku menempelkan stiker QRIS palsu di atas kode QRIS milik pedagang atau tempat ibadah. Akibatnya, dana yang seharusnya masuk ke rekening pedagang justru berpindah ke rekening pelaku.
Selain penggantian kode QRIS, masyarakat juga perlu mewaspadai quishing, yaitu penipuan yang menggunakan kode QR untuk mengarahkan korban ke situs palsu, aplikasi berbahaya, atau rekening milik pelaku. Dalam modul edukasi keuangan digital, Bank Indonesia mengingatkan bahwa kode QR dari sumber yang tidak jelas dapat digunakan untuk mencuri data pribadi maupun mengelabui korban agar melakukan pembayaran ke rekening penipu.
Untuk menghindari modus tersebut, Bank Indonesia mengimbau masyarakat agar selalu memeriksa nama merchant yang muncul di layar aplikasi sebelum menyelesaikan transaksi. Apabila nama penerima pembayaran tidak sesuai dengan toko atau tempat tujuan, transaksi sebaiknya segera dibatalkan.
Bank Indonesia juga menyarankan masyarakat menggunakan aplikasi pembayaran resmi dari bank atau penyedia dompet digital yang terpercaya. Masyarakat diminta menghindari memindai kode QR yang ditempel di lokasi mencurigakan, dibagikan lewat pesan singkat, atau berasal dari sumber yang tidak jelas keasliannya.
Bank Indonesia menegaskan, keamanan transaksi digital tidak hanya bergantung pada sistem pembayaran. Kewaspadaan pengguna sama pentingnya. Dengan memastikan nama merchant, nominal pembayaran, dan sumber kode QR sebelum bertransaksi, masyarakat bisa meminimalkan risiko menjadi korban penipuan digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....