GEN-A Ingatkan Pentingnya Growth Mindset pada Siswa MUQ Pidie
- 15 Jul 2026 13:02 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Pidie - Growth mindset atau pola pikir bertumbuh menjadi salah satu bekal terpenting bagi peserta didik, di tengah tantangan era digital yang menuntut kemampuan beradaptasi dan belajar sepanjang hayat. Pendidikan tidak lagi dimaknai sekadar sebagai proses memperoleh nilai akademik, melainkan sebagai perjalanan membentuk karakter, kemampuan dan kemauan untuk terus berkembang. Hal tersebut diungkapkan dalam Seminar Motivasi Belajar Siswa Baru yang diikuti 170 siswa kelas VII dan X Madrasah Ulumul Qur'an (MUQ) Pidie, pada Selasa, 14 Juli 2026.
Kegiatan yang merupakan kolaborasi antara Madrasah Ulumul Qur'an (MUQ) Pidie dan Generasi Edukasi Nanggroe Aceh (GEN-A) ini, sekaligus menjadi bagian dari dukungan terhadap implementasi Gerakan Sekolah Sehat (GSS), dalam menciptakan lingkungan belajar yang sehat, berkarakter, dan mendukung perkembangan peserta didik secara optimal.
Seminar menghadirkan Eksekutif GEN-A, Imam Maulana yang merupakan Duta Pemuda Indonesia 2025 Provinsi Aceh, serta sebagai narasumber. Dalam materinya yang bertajuk "Menjadi Pelajar Hebat: Belajar Sehat, Berkarakter, dan Berdampak", ia mengajak siswa memandang pendidikan sebagai proses membentuk manusia yang utuh.
Menurut Imam, pendidikan sejatinya membawa perubahan pada tiga aspek utama, yakni mengubah seseorang dari tidak tahu menjadi tahu, dari tidak mampu menjadi mampu, dan dari tidak mau menjadi mau.
"Banyak orang sebenarnya sudah tahu mana yang benar dan bahkan mampu melakukannya. Namun, tantangan terbesar sering kali adalah kemauan. Pendidikan yang baik bukan hanya mengajarkan ilmu dan keterampilan, tetapi juga membentuk karakter sehingga seseorang mau melakukan hal yang benar," ujarnya.
Imam menambahkan bahwa pendidikan seharusnya tidak hanya menghasilkan peserta didik yang pandai menghafal, tetapi juga memiliki rasa ingin tahu, mampu berpikir kritis, serta berani mencari solusi terhadap berbagai tantangan di sekitarnya. Menurutnya, kemampuan tersebut merupakan salah satu bentuk nyata dari karakter Fathanah, yaitu kecerdasan yang disertai kebijaksanaan dalam memahami dan menyelesaikan persoalan.
Selain itu, peserta juga diajak meneladani empat karakter utama Rasulullah SAW, yaitu Shiddiq (jujur), Amanah (bertanggung jawab), Tabligh (menyampaikan kebaikan), dan Fathanah (cerdas dan bijaksana) sebagai fondasi menjadi pelajar yang berprestasi sekaligus berakhlak mulia.
Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Salah seorang peserta, Fathiya, siswi kelas X MUQ Pidie, mengaku memperoleh perspektif baru mengenai cara belajar yang efektif.
"Materinya seru dan membuat saya lebih percaya diri. Saya jadi tahu bahwa kalau belum bisa bukan berarti tidak mampu, tetapi harus terus belajar dan berlatih. Contohnya seperti public speaking, ternyata kemampuan itu bisa dilatih," ungkapnya.
Sementara itu, Ketua Dayah Madrasah Ulumul Qur'an Pidie, Tgk. Junaidi Ahmadmenilai pembinaan karakter dan pola pikir merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pendidikan di lingkungan dayah.
"Kami ingin melahirkan generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama dan akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, semangat belajar sepanjang hayat, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat. Kolaborasi dengan GEN-A melalui seminar ini menjadi salah satu ikhtiar untuk memperkuat bekal tersebut sejak awal para siswa memasuki lingkungan MUQ," tutupnya.
Melalui kolaborasi ini, MUQ Pidie dan GEN-A berharap para siswa baru tidak hanya siap menghadapi tantangan akademik, tetapi juga tumbuh menjadi pelajar yang memiliki growth mindset, karakter yang kokoh, serta kepedulian terhadap kesehatan diri dan lingkungan sesuai semangat Gerakan Sekolah Sehat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....