Balai Bahasa Provinsi Aceh Latih 200 Pemuda Menulis Esai Akademik
- 21 Mei 2026 22:22 WIB
- Banda Aceh
RRI CO.ID, BANDA ACEH — Balai Bahasa Provinsi Aceh menggelar Krida Duta Bahasa Lokakarya Penulisan Esai bagi Generasi Muda Terbina Literasi di Aula FKIP Universitas Serambi Mekkah, Kamis 21 Mei 2026). Kegiatan ini diikuti oleh 200 peserta yang berasal dari tujuh perguruan tinggi dan komunitas pegiat bahasa di Aceh.Ketua Balai Bahasa Provinsi Aceh, Muhammad Irsan, menyatakan bahwa generasi muda memiliki posisi strategis dalam mendukung program kebahasaan nasional. Pemuda diharapkan mampu mengimplementasikan Trigatra Bangun Bahasa dalam kehidupan sehari-hari.
"Generasi muda memiliki peran penting dalam mendukung Trigatra Bangun Bahasa melalui pengutamaan bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penguasaan bahasa asing," ujar Muhammad Irsan saat menyampaikan sambutan, Kamis 21 Mei 2026. Irsan menambahkan, langkah ini sejalan dengan semangat Asta Cita. Program tersebut berfokus pada penguatan karakter bangsa melalui empat program nasional kebahasaan dan sastra. Pada kesempatan yang sama, Plt Dekan FKIP Universitas Serambi Mekkah, Azwir, menekankan pentingnya peningkatan budaya literasi di kalangan akademisi. Menulis esai menjadi salah satu sarana efektif untuk menjaga eksistensi bahasa.

"Kemampuan literasi merupakan bagian penting dalam membangun kualitas akademisi yang kritis dan berdaya saing. Generasi muda juga bertanggung jawab menjaga eksistensi bahasa daerah agar tidak punah di tengah perkembangan zaman melalui tulisan," kata Azwir.
Dalam lokakarya ini, Tim Ikatan Duta Bahasa (Ikadubas) Aceh memaparkan materi teknik dasar hingga pengembangan penulisan esai. Peserta dibekali pemahaman mulai dari pemilihan ide, perumusan masalah, penyusunan tesis, penguatan argumentasi, hingga penerapan ejaan karya tulis ilmiah yang benar.Guna mengukur peningkatan pemahaman peserta, panitia menyelenggarakan tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test). Selain sebagai sarana edukasi, lokakarya ini menjadi ajang kompetisi menulis esai. Peserta dengan karya terbaik akan dipilih untuk mewakili Aceh dalam perlombaan esai di tingkat nasional.

Peserta yang terlibat dalam kegiatan ini berasal dari UIN Ar-Raniry, Universitas Syiah Kuala, Universitas Serambi Mekkah, Universitas Bina Bangsa Getsempena, Universitas Ubudiyah Indonesia, Universitas Muhammadiyah Aceh, Universitas Abulyatama, serta berbagai komunitas bahasa lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....