PS5 Pro Rilis, Bagaimana Nasib Kaset Game ?
- 21 Mei 2026 16:13 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, BANDA ACEH - Sony resmi menghadirkan PlayStation 5 Pro di Indonesia dengan performa grafis memukau dan teknologi kecerdasan buatan terbaru. Namun, konsol premium seharga Rp15,49 juta ini memicu perdebatan sengit karena hadir sepenuhnya tanpa lubang kaset bawaan.
Keputusan menghilangkan disc drive pada kasta tertinggi PlayStation ini diprediksi akan memukul ekosistem toko game lokal di tanah air. Selama ini, arus perputaran ekonomi komunitas gamer Indonesia sangat bergantung pada budaya jual-beli dan tukar-tambah kaset bekas.
Tanpa adanya pemutar fisik, gamer dipaksa beralih berbelanja secara digital melalui layanan resmi PlayStation Store. Kondisi tersebut pelan-pelan dapat mematikan pasar sekunder kaset fisik yang menjadi tumpuan hidup banyak pedagang kecil.
Langkah berani dari Sony ini juga memicu kekhawatiran mendalam mengenai hilangnya hak kepemilikan penuh atas sebuah game. Ketika format digital mendominasi, konsumen sebenarnya hanya menyewa lisensi bermain yang sewaktu-waktu bisa kedaluwarsa atau hilang jika peladen ditutup.
Ironisnya, para kolektor yang rela merogoh kocek dalam demi PS5 Pro justru biasanya merupakan pemilik barisan kaset fisik premium. Kini mereka terkena "pajak ganda" karena harus berburu komponen disc drive modular terpisah yang harganya melambung akibat ulah spekulan.
Fenomena ini menjadi sinyal kuat bahwa industri hiburan interaktif sedang dipaksa bergerak menuju era digital sepenuhnya. Kehadiran PS5 Pro seolah menjadi lonceng kematian yang perlahan mulai berdentang bagi riwayat panjang rilisan fisik di Indonesia.
Membeli konsol mutakhir ini kini bukan lagi sekadar perkara menikmati kualitas visual yang jauh lebih mulus dan nyata. Ini adalah pilihan dilematis antara merayakan lompatan teknologi atau merelakan hilangnya sebuah tradisi berbagi kaset antar-generasi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....