Pidato Perdana Rektor Baru USK: Alumni Didorong Jadi Pencipta Lapangan Kerja

  • 20 Mei 2026 15:51 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh: Universitas Syiah Kuala (USK) kembali menggelar prosesi wisuda pada Rabu, 20 Mei 2026. Sebanyak 1.322 lulusan dilepas dalam rangkaian Wisuda ke-169 yang berlangsung di Gedung AAC Dayan Dawood, Banda Aceh. Momen ini terasa istimewa karena sekaligus menandai awal masa jabatan Rektor USK yang baru, Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., beserta para Wakil Rektor untuk periode 2026–2031.

Dalam pidato perdananya, Prof. Mirza mengajak para wisudawan untuk tidak sekadar mengejar pekerjaan, melainkan tampil sebagai penggerak perubahan dan pencipta peluang kerja di tengah dinamika global yang kian menantang.

"Harapan kami, para lulusan bukan hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan masyarakat, dan menjadi agen perubahan yang memberi manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya," tegasnya.

Rektor juga menyoroti berbagai tekanan yang tengah dihadapi dunia saat ini, mulai dari konflik antarnegara, guncangan ekonomi, hingga lonjakan biaya hidup yang dirasakan masyarakat luas. Dalam konteks itu, perguruan tinggi dituntut hadir bukan sekadar sebagai lembaga pendidikan, melainkan sebagai sumber solusi, inovasi, dan harapan.

Prof. Mirza menegaskan bahwa USK terus memperkuat kontribusinya melalui tiga pilar utama: pendidikan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat — agar ilmu yang dikembangkan di kampus benar-benar relevan dan menjawab kebutuhan nyata di lapangan.

Dari total wisudawan periode ini, 528 orang mengikuti prosesi pada Rabu, 20 Mei, sementara 794 lainnya dijadwalkan pada Kamis, 21 Mei 2026. Sebanyak 397 lulusan berhasil menyandang predikat cumlaude. Dengan penyelenggaraan wisuda ke-169 ini, jumlah alumni USK secara keseluruhan kini mencapai 170.557 orang, tersebar di berbagai wilayah Indonesia maupun di luar negeri.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Mirza menyampaikan penghargaan kepada Rektor USK sebelumnya, Prof. Dr. Ir. Marwan, beserta jajaran Wakil Rektor periode 2022–2026 atas dedikasi mereka dalam memajukan universitas.

"Wisuda ini bukan semata seremoni akademik. Ini adalah titik awal penguatan kolaborasi, persatuan, dan transformasi USK menuju kampus yang semakin unggul dan berdaya saing di tingkat global," ujarnya.

Rektor juga menyinggung sejumlah pencapaian USK yang mendapat atensi nasional, termasuk kunjungan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Stella Christie. Dalam kunjungan tersebut, Wamendiktisaintek meninjau langsung program mahasiswa berdampak yang dijalankan USK untuk mendukung pemulihan psikososial dan ekonomi warga terdampak banjir bandang di Pidie Jaya. Salah satu inovasi yang ditampilkan adalah teknologi pemurnian air berbasis panel surya, hasil kolaborasi riset dosen dan mahasiswa USK.

Prof. Mirza menegaskan komitmennya untuk terus mendorong budaya riset dan pengabdian agar tidak berhenti di tataran seremonial, melainkan tumbuh menjadi gerakan nyata dalam membangun masyarakat yang tangguh, mandiri, dan bermartabat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....