Berapa Jam Ideal Menatap Layar HP? Ini Rekomendasi Kesehatan Digital
- 30 Apr 2026 22:00 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh — Penggunaan telepon pintar (smartphone) yang semakin intens dalam kehidupan sehari-hari menimbulkan pertanyaan mengenai batas aman waktu menatap layar. Dari perspektif kesehatan, para ahli menekankan pentingnya pengaturan durasi penggunaan untuk mencegah dampak negatif, baik pada mata maupun kesehatan mental.
Organisasi Kesehatan Dunia atau World Health Organization (WHO) menekankan bahwa paparan layar digital yang berlebihan dapat berdampak pada kualitas tidur, kesehatan mata, serta aktivitas fisik. Dalam panduannya, WHO menyarankan pembatasan waktu layar terutama pada anak-anak, serta mendorong aktivitas fisik dan interaksi langsung sebagai bagian dari gaya hidup sehat.
Secara medis, tidak ada angka tunggal yang berlaku untuk semua usia. Namun, sejumlah rekomendasi kesehatan menyebutkan bahwa orang dewasa sebaiknya membatasi waktu layar non-esensial sekitar 2–4 jam per hari di luar kebutuhan pekerjaan.
Sementara itu, untuk anak-anak, pembatasan dilakukan lebih ketat. Mengacu pada anjuran Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan World Health Organization, anak di bawah usia dua tahun disarankan tidak terpapar layar sama sekali. Adapun anak usia 3 hingga 4 tahun dianjurkan menggunakan layar maksimal satu jam per hari dengan pendampingan orang tua.
Untuk mengurangi dampak negatif penggunaan layar, masyarakat dapat menerapkan langkah sederhana. Salah satunya adalah metode 20-20-20, yakni setiap 20 menit menatap layar, disarankan mengalihkan pandangan selama 20 detik ke objek berjarak sekitar 20 kaki (6 meter). Cara ini dinilai efektif mengurangi ketegangan pada mata.
Selain itu, penggunaan perangkat digital menjelang waktu tidur juga sebaiknya dibatasi. Paparan cahaya biru dari layar diketahui dapat mengganggu produksi hormon melatonin yang berperan dalam mengatur siklus tidur.
Kementerian Kesehatan juga mengimbau masyarakat untuk menerapkan pola penggunaan gawai yang bijak. Dalam berbagai kampanye kesehatan, disebutkan bahwa pengendalian waktu layar merupakan bagian dari upaya menjaga kesehatan fisik dan mental di era digital.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....