Alasan Claude Mythos Menjadi AI Paling Terlarang saat ini

  • 15 Apr 2026 15:56 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Anthropic memperkenalkan Claude Mythos Preview yang kini jadi pembicaraan hangat di kalangan pegiat teknologi. Model ini tidak dirilis untuk sembarang orang, melainkan hadir melalui program khusus bernama Project Glasswing.

Jika biasanya kita bisa mencoba Claude lewat aplikasi, kali ini aksesnya dikunci rapat dan hanya tersedia di platform besar seperti Google Cloud atau AWS. Pembatasan ini dilakukan karena Mythos memiliki kecerdasan yang dianggap terlalu "berbahaya" jika jatuh ke tangan yang salah.

Kemampuannya dalam memperbaiki kode komputer sangat mencengangkan dengan skor keberhasilan mencapai 93,9 persen. Angka ini membuktikan bahwa Mythos jauh lebih cekatan dibanding model AI biasa dalam membereskan masalah teknis yang rumit.

Hebatnya lagi, AI ini punya bakat alami untuk mencari celah keamanan rahasia yang bahkan belum ditemukan oleh pengembangnya sendiri. Ia bekerja layaknya detektif digital yang mampu mengendus potensi serangan siber sebelum hal buruk benar-benar terjadi.

Meski sangat cerdas, Anthropic tetap memilih jalur hati-hati agar teknologi ini tidak disalahgunakan untuk aksi peretasan. Mereka khawatir kemampuan Mythos dalam membongkar sistem bisa dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab.

Langkah ini mempertegas posisi Anthropic yang lebih mengutamakan keamanan daripada sekadar mengejar viralitas di pasar publik. Bagi dunia teknologi, Mythos adalah gambaran masa depan saat AI menjadi garda terdepan pelindung data kita.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....