15 Mahasiswa USK Mulai Program Pertukaran Pelajar di Thailand
- 06 Apr 2026 15:34 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Sebanyak 15 mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) resmi memulai hari pertama program pertukaran pelajar di Bangkok, Thailand, hari ini. Delegasi tersebut mengawali rangkaian agenda akademik di King Mongkut’s Institute of Technology Ladkrabang (KMITL) hingga 10 April mendatang.
Program bertajuk Equity World Class University ini fokus pada penguatan ketahanan lintas batas dan infrastruktur berkelanjutan. Fokus utama kegiatan menyasar pengembangan kawasan rawan bencana melalui kolaborasi internasional yang inovatif antara kedua kampus.
| Baca juga: USK Lestarikan Budaya lewat Desain Inklusif |
Para peserta yang telah tiba di lokasi berasal dari Program Studi Ilmu Kebencanaan, Teknik Sipil, dan Ilmu Kelautan. Mereka mulai berinteraksi dengan tim mitra dari KMITL untuk menyerap ilmu mitigasi bencana secara multidisiplin.
Direktur TDMRC USK, Prof. Syamsidik, menegaskan bahwa ini menjadi langkah krusial dalam memperluas wawasan global mahasiswa. Isu pembangunan berkelanjutan akan dipelajari langsung melalui diskusi intensif dan kunjungan lapangan di Bangkok.
Dr. Yunita Idris selaku koordinator menjelaskan bahwa kesempatan ini menjadi ruang kolaborasi lintas negara bagi para peserta. Mahasiswa diajak memahami praktik nyata bagaimana konsep ketahanan infrastruktur diterapkan pada konteks internasional.
Imam Maulana, salah satu delegasi di lokasi, merasa bersyukur dapat memulai proses belajar di kancah dunia hari ini. Ia berharap dapat membawa perspektif lokal Aceh sekaligus meningkatkan kapasitas diri selama menjalani program.
Sinergi antara USK dan KMITL ini diharapkan mampu mempererat kerja sama riset dan pengembangan sumber daya manusia. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya mencetak lulusan yang unggul di level internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....