20 Kapal Komersial Masih Melintas di Selat Hormuz

  • 15 Apr 2026 15:32 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Lebih dari 20 kapal komersial masih melintasi Selat Hormuz dalam 24 jam terakhir meski ketegangan di kawasan itu terus meningkat. Jalur pelayaran strategis dunia tersebut tetap beroperasi terbatas di tengah blokade yang diberlakukan Amerika Serikat.

Laporan The Wall Street Journal menyebut kapal-kapal yang melintas terdiri atas kapal kargo, kapal kontainer, hingga kapal tanker yang keluar masuk Teluk Persia. Kapal yang tidak memiliki tujuan ke pelabuhan Iran masih diizinkan melintas sehingga aktivitas pelayaran belum sepenuhnya terhenti.

Meski demikian, risiko keamanan di kawasan tetap tinggi. Sejumlah kapal dilaporkan mematikan transponder atau alat pelacak saat berlayar untuk mengurangi potensi terdeteksi dan menghindari kemungkinan serangan.

Ketegangan meningkat setelah perundingan Iran dan Amerika Serikat di Islamabad gagal mencapai kesepakatan. Wakil Presiden AS JD Vance yang memimpin delegasi menyatakan pembicaraan berakhir tanpa hasil.

Presiden AS Donald Trump kemudian mengumumkan blokade terhadap kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran. Pemerintah AS juga memerintahkan Angkatan Laut untuk melacak serta mencegat kapal yang melakukan pembayaran kepada Iran demi melintas di Selat Hormuz. Kebijakan itu mulai berlaku pada Senin waktu setempat.

Selat Hormuz merupakan salah satu jalur energi terpenting dunia karena sekitar 20 persen pasokan minyak global melewati kawasan tersebut. Gangguan berkepanjangan di wilayah ini dinilai dapat memicu tekanan baru terhadap distribusi energi dan perdagangan internasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....