Kerajaan Arab Saudi Salurkan 50.000 Al-Qur’an untuk Aceh

  • 20 Agt 2026 20:54 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh - Kerajaan Arab Saudi menyalurkan bantuan 50.000 Al-Quran untuk Aceh. Al -Quran tersebut diserahkan kepada masyarakat Aceh, khususnya untuk masjid, meunasah, dayah, balai pengajian, lembaga pendidikan Al-Qur’an, serta masyarakat yang membutuhkan, Kamis 20 Agustus 2026.

Penyaluran bantuan tersebut dilakukan secara simbolis oleh Wakil Gubernur Aceh Fadhullah di Aceh Tamiang dan turut dihadiri Bupati Aceh Tamiang, unsur Forkopimda Aceh Tamiang, Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, para Kepala Dinas Syariat Islam kabupaten/kota, alim ulama, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wagub Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kerajaan Arab Saudi atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat Aceh.

Fadhlullah mengatakan, bantuan tersebut datang pada momentum yang tepat, terutama ketika masyarakat Aceh masih menjalani proses pemulihan pascabencana. Menurutnya, pemulihan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik, tetapi juga perlu menyentuh aspek batin dan spiritual masyarakat.

“50.000 Al-Qur’an yang kita terima hari ini bukan sekadar bantuan berupa mushaf, tetapi juga merupakan amanah dan simbol kepedulian untuk menguatkan hati masyarakat Aceh dalam menghadapi masa pemulihan,” ujar Fadhlullah.

Bantuan Al-Qur’an tersebut selanjutnya akan disalurkan melalui Dinas Syariat Islam kabupaten/kota kepada masjid dan meunasah, dayah, balai pengajian, lembaga pendidikan Al-Qur’an, serta keluarga yang membutuhkan.

Wagub Aceh berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya, terutama bagi masyarakat yang kehilangan atau mengalami kerusakan fasilitas keagamaan akibat bencana. Ia juga mengingatkan agar Al-Qur’an yang telah disalurkan tidak hanya disimpan, tetapi dibaca, dipelajari, diajarkan dan diamalkan.

Kepada masyarakat yang masih menjalani proses pemulihan, Fadhlullah mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kesabaran, memperkuat persaudaraan serta membangun kembali kehidupan masyarakat secara bersama-sama.

“Bencana memang meninggalkan kesedihan, tetapi insya Allah juga mengajarkan kepada kita arti keteguhan, kepedulian dan kebersamaan. Mari kita terus bangkit bersama dan menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan,” pungkas Fadhlullah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....