Peringati Hari Anak Nasional, Banda Aceh Berkomitmen Wujudkan Kota Layak Anak

  • 03 Agt 2026 14:50 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Banda Aceh menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Taman Puthroe Phang, Banda Aceh, Minggu 2 Agustus 2026. Mengusung tema "Kalau Aku Jadi Pemimpin Indonesia Tahun 2045", kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mendorong partisipasi anak, mengembangkan kreativitas, serta mempersiapkan generasi menuju Indonesia Emas 2045.

Peringatan Hari Anak Nasional berlangsung semarak dengan berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak. Selain penampilan tari, panitia juga menggelar sejumlah perlombaan, di antaranya lomba berburu harta karun (treasure hunt) dan lomba melukis. Berbagai kegiatan tersebut sejalan dengan tujuan penyelenggaraan Hari Anak Nasional yang memberikan ruang bagi anak-anak untuk belajar, berdiskusi, bertumbuh, berkreasi, dan berkarya.

Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa'aduddin Djamal, mengatakan perlindungan terhadap anak merupakan tanggung jawab seluruh pihak. Menurutnya, anak-anak harus tumbuh dalam lingkungan yang penuh kasih sayang serta terbebas dari berbagai bentuk perundungan dan kekerasan.

"Semua pihak berperan untuk menyayangi anak-anak kita dengan penuh kasih sayang. Bagaimana kita memberikan perlindungan dari perundungan, kekerasan, dan berbagai persoalan yang marak terjadi saat ini. Karena itu, kita menyatakan menolak segala bentuk kekerasan dan justru harus hadir memberikan perlindungan kepada mereka, baik melalui regulasi, program, tindakan, maupun sosialisasi," ujar Illiza.

Ia menambahkan, setiap anak memiliki cita-cita dan masa depan yang harus dijaga bersama. Oleh karena itu, seluruh pihak diharapkan dapat mendukung tumbuh kembang anak agar kelak mampu memimpin dirinya sendiri dan memiliki kecerdasan yang baik.

"Mereka memiliki cita-cita dan masa depan. Karena itu, kita berharap anak-anak mampu memimpin dirinya sendiri dan memiliki inteligensi yang baik," katanya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Banda Aceh sekaligus Ketua Panitia Pelaksana Peringatan Hari Anak Nasional Kota Banda Aceh Tahun 2026, Tiara Sutari mengatakan peringatan Hari Anak Nasional menjadi momentum untuk memberikan ruang kepada anak-anak dalam belajar, berdiskusi, bertumbuh, berkreasi, dan berkarya.

"Hari ini adalah hari anak-anak, bagaimana mereka belajar, berdiskusi, bertumbuh, berkreasi, dan juga berkarya," ujar Tiara.

Ia berharap komitmen Pemerintah Kota Banda Aceh dalam mewujudkan Kota Layak Anak terus diperkuat dengan menghadirkan ruang yang aman dan terbuka bagi anak untuk berpartisipasi. "Komitmen kita mewujudkan Kota Layak Anak, memberikan ruang berpartisipasi, memberi ruang untuk anak-anak tumbuh, berkarya, dan berkreasi sehingga cita-cita Indonesia Emas 2045 dapat terwujud," tuturnya.

Ketua Forum Anak Kota Banda Aceh, Farra Athaya Kamila, yang turut terlibat sebagai panitia dalam kegiatan tersebut, berharap berbagai upaya yang telah dilakukan untuk memenuhi hak-hak anak dapat terus dilanjutkan. "Semoga apa yang telah kami perjuangkan untuk anak-anak Indonesia, khususnya anak-anak Kota Banda Aceh, terus diperjuangkan, dipertahankan, dan disolidkan agar anak-anak menjadi pemimpin yang sukses nantinya," kata Farra.

Peringatan Hari Anak Nasional ke-42 di Kota Banda Aceh diharapkan menjadi pengingat pentingnya peran pemerintah, keluarga, sekolah, dan masyarakat dalam memenuhi hak anak, memberikan perlindungan, serta membuka ruang bagi mereka untuk berpartisipasi, berkreasi, dan mengembangkan potensi sebagai bekal menuju Indonesia Emas 2045.

(Kontributor : Shafa Salsabila)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....