Pemenang Lomba Beut Kitab Bak Sikula Terima Penghargaan

  • 31 Jul 2026 12:07 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Bupati Aceh Besar, Muharram Idris didampingi Bunda Literasi Aceh Besar, Rita Mayasari, menyerahkan piala penghargaan kepada para juara Lomba Beut Kitab Bak Sikula (BKBS) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) Tahun Ajaran 2025–2026, di halaman SMP Negeri 1 Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, pada Kamis, 30 Juli 2026.

Penyerahan penghargaan tersebut, menjadi puncak rangkaian lomba yang telah berlangsung pada 25–26 Juli 2026 di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya. Kegiatan itu diikuti sebanyak 230 peserta yang berasal dari 23 SD dan 23 SMP piloting di seluruh Aceh Besar. Cabang yang diperlombakan meliputi baca surah kitab, tulis Arab Jawi, dan praktik ibadah atau salat jenazah. Hari pertama diikuti 115 peserta tingkat SD, sedangkan hari kedua diikuti 115 peserta tingkat SMP.

Adapun selain menerima piala, medali, dan sertifikat, para juara juga memperoleh uang pembinaan dengan rincian Rp. 2.000.000 untuk juara pertama, Rp. 1. 500.000 bagi juara kedua, dan Rp. 1.000.000 untuk juara ketiga. Total hadiah pembinaan yang disediakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Besar, mencapai Rp. 45.000.000.

Bupati menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta serta mengucapkan selamat kepada para pemenang, yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya. Menurutnya, program Beut Kitab Bak Sikula merupakan salah satu komitmen Pemkab Aceh Besar dalam memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai Islam. Program tersebut diyakini mampu melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan kecintaan terhadap ilmu agama.

"Melalui BKBS, kita ingin menghadirkan suasana pendidikan yang memadukan kecerdasan intelektual dengan kecerdasan spiritual, sehingga anak-anak Aceh Besar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, santun, beradab, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri keislamannya," ungkapnya.

Bupati menegaskan, lomba BKBS bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana evaluasi pembelajaran, mempererat silaturahmi, sekaligus menumbuhkan semangat mempelajari kitab, meningkatkan kemampuan praktik ibadah, serta melestarikan tradisi Arab Jawi yang menjadi bagian dari khazanah keilmuan Islam di Aceh.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Aceh Besar, Rahmawati mengungkapkan, pelaksanaan Lomba Beut Kitab Bak Sikula, merupakan bagian dari implementasi program prioritas Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, dalam mewujudkan transformasi pendidikan selama periode 2025 - 2030.

"Pilar pertama adalah peningkatan mutu pendidikan melalui tiga program prioritas, yakni Beut Kitab Bak Sikula, program tahfiz, serta pengembangan sekolah unggul di bidang sains dan teknologi. BKBS menjadi salah satu fondasi penting untuk membentuk karakter religius peserta didik sejak dini," ujar Rahmawati.

Ia menjelaskan, pilar kedua difokuskan pada peningkatan mutu layanan pendidikan melalui penyegaran kepala satuan pendidikan, peningkatan kapasitas kepala sekolah dalam perencanaan dan penganggaran, serta penguatan manajemen pengelolaan satuan pendidikan. Selanjutnya, pilar ketiga diarahkan pada peningkatan kapasitas tenaga kependidikan melalui pengaktifan kembali Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), peningkatan kompetensi guru melalui pendekatan pembelajaran mendalam (deep learning), serta digitalisasi pembelajaran di seluruh satuan pendidikan.

Sementara pilar keempat adalah menghadirkan infrastruktur pendidikan yang aman dan nyaman bagi anak melalui revitalisasi sekolah, penguatan budaya sekolah yang nyaman, serta penciptaan lingkungan sekolah yang ramah anak.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....