Pemkab Aceh Besar Apresiasi Program Pembinaan Lapas Lhoknga

  • 28 Apr 2026 21:53 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar melalui Staf Ahli Bupati, Makmun menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Lhoknga, dalam melakukan pembinaan dan mendukung pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerah.

“Pembinaan yang dilakukan Lapas Lhoknga telah memberikan dampak nyata dan sangat membantu pemerintah daerah, khususnya dalam membentuk warga binaan yang lebih mandiri dan siap kembali ke masyarakat,” ujarnya pada Selasa, 28 April 2026.

Makmun menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak Lapas, agar program pembinaan ke depan dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. Termasuk dalam membuka akses pendidikan dan pelatihan, sehingga warga binaan memiliki pola pikir yang lebih baik, dan mampu berkontribusi positif bagi masyarakat setelah bebas nanti.

Sebelumnya makmun juga telah menghadiri Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 di Lapas Kelas III Lhoknga, pada 27 April 2026. Kegiatan tasyakuran tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen pembinaan warga binaan yang humanis, produktif, dan berdampak nyata.

Kepala Lapas Kelas III Lhoknga, Husni menyampaikan bahwa dukungan dari semua pihak, menjadikan berbagai program pembinaan dapat berjalan dengan baik. Bahkan dalam kurun waktu satu tahun terakhir selama kepemimpinannya, Lapas Kelas III Lhoknga telah menghadirkan lebih dari 30 terobosan pembinaan, demi membangun Lapas yang lebih baik dan lebih manusiawi.

Adapun di dalam Lapas Lhoknga saat ini juga telah tersedia produksi roti, depot air minum, barbershop, hingga program pertanian dan perikanan yang sangat bermanfaat bagi warga binaan dalam mengembangkan kemampuan mereka agar ke depan bisa memanfaatkan keahlian mereka untuk hidup lebih baik. Program-program tersebut tidak hanya membekali keterampilan, tetapi juga memberikan kontribusi ekonomi bagi keluarga warga binaan.

Selain itu, Lapas Lhoknga juga berhasil menjaga situasi yang kondusif tanpa gangguan keamanan, serta berkomitmen sebagai lapas zero narkoba dan zero pungli. Saat ini, jumlah warga binaan tercatat sebanyak 271 orang dengan perkembangan yang dinilai positif selama masa pembinaan. Ke depan, Lapas Lhoknga berencana menjalin kerja sama dengan Dinas Pendidikan Provinsi Aceh untuk membuka akses pendidikan formal bagi warga binaan sebagai bekal masa depan.

Post navigation

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....