Pemkab Aceh Besar Peringati Hari Otonomi Daerah

  • 27 Apr 2026 21:44 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Aceh Besar - Sekdakab Aceh Besar, Bahrul Jamil bertindak selaku Inspektur Upacara Hari Jadi ke-30 Tahun Otonomi Daerah (Otda) tahun 2026, di halaman Kantor Bupati Aceh Besar, pada Senin, 27 April 2026. Adapun hadir dalam kesempatan itu, Staf Ahli Bupati, para Asisten Setdakab, Kepala OPD, para camat, dan ASN jajaran Pemerintah Kabupaten Aceh Besar.

Menteri dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekdakab Aceh Besar, Bahrul Jamil mengatakan, peringatan Hari Otonomi Daerah merupakan momentum untuk memperkokoh komitmen dan peran semua pihak dalam memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Otonomi daerah adalah instrumen dalam mempercepat pemerataan pembangunan, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 tahun 2026 mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita,” melambangkan kemandirian dan tanggung jawab daerah dalam mengelola potensi lokal, untuk secara bersama-sama mewujudkan Asta Cita yang merepresentasikan harapan bangsa Indonesia, dengan sinergi yang kuat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

“Tanpa koordinasi yang baik, tujuan besar tersebut tidak akan dapat tercapai secara optimal. Oleh karena itu, sinkronisasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam keberhasilan pembangunan nasional,” jelasnya.

Mendagri turut mengajak seluruh kepala daerah untuk terus menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, terutama dalam menghadapi berbagai tantangan global seperti ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, perubahan iklim, serta perkembangan teknologi.

Hal-hal strategis yang perlu menjadi perhatian utama bagi seluruh pihak baik di Pusat maupun di daerah untuk mengharmoniskan gerak langkah pada tataran implementasi di antaranya adalah upaya mewujudkan swasembada pangan di antaranya dengan menguatkan regulasi, dukungan anggaran dan teknologi yang diiringi dengan penguatan sumberdaya manusia pertanian, akses distribusi pemasarannya serta mengoptimalkan lahan pertanian.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....