Menag RI Apresiasi Pelaksanaan Santri Super League 2026
- 29 Sep 2026 09:38 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Agama, Nasaruddin Umar mendukung rencana Komite Sepak bola Mini Indonesia (KSMI), menggelar kejuaraan sepak bola mini antar santri (Santri Super League 2026) sebagai langkah awal menuju Liga Santri. Menag mengusulkan agar pengembangan kompetisi juga menjajaki pelibatan siswa madrasah dan mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Negeri (PTKN). Pernyataan tersebut disampaikan Menag saat menerima audiensi Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) untuk Santri Super League 2026 di ruang kerja Lapangan Banteng, Jakarta, pada Senin, 28 September 2026.
Menag kemudian mengajak KSMI melihat peluang pengembangan peserta. Menurutnya, satuan pendidikan di lingkungan Kementerian Agama mencakup lebih dari pesantren. Ada madrasah negeri pada jenjang dasar hingga menengah, serta perguruan tinggi keagamaan negeri yang dapat dijajaki keterlibatannya.
“Kenapa hanya santri, karena Kemenag juga mempunyai madrasah negeri, mulai dari MIN, MTsN, hingga MAN, serta perguruan tinggi negeri. Mungkin ini bisa dijajaki,” kata Menag.
Usulan tersebut memberi KSMI pilihan untuk mengembangkan cakupan kompetisi pada penyelenggaraan berikutnya. Pelibatan madrasah dan PTKN masih berupa gagasan yang perlu dibahas lebih lanjut bersama penyelenggara.
Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin menjelaskan, kejuaraan sepak bola mini antarsantri direncanakan berlangsung pada 29–31 Oktober 2026 di Universitas Indonesia, Depok. Kegiatan ini disiapkan sebagai cikal bakal Liga Santri pada tahun berikutnya.
“Pak Menteri Agama merespons rencana ini dengan luar biasa. Kami senang bisa berkolaborasi ke depan. Insyaallah, Pak Menteri juga akan hadir untuk membuka acara. Jadi santri dipilih sebagai peserta awal karena KSMI melihat potensi mereka dalam olahraga dan kuatnya ikatan persaudaraan antar santri. Kejuaraan tersebut diharapkan, memberi ruang bagi santri untuk menunjukkan kemampuan dan memperluas pertemanan,” jelasnya.
Adapun kejuaraan tahun ini melibatkan delapan provinsi. KSMI berharap cakupan peserta dapat berkembang hingga sekitar 30 provinsi ketika Liga Santri digelar tahun depan. Untuk diketahui, KSMI adalah organisasi yang menaungi komunitas sepak bola mini di seluruh Indonesia.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....