Pendaftaran Beasiswa Zakat Indonesia ditutup pada 7 September 2026

  • 02 Sep 2026 18:09 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Jakarta - Program Beasiswa Zakat Indonesia (BeZakat), kolaborasi Kementerian Agama dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) kembali dibuka. Adapun pendaftaran BeZakat dibuka sejak 24 Agustus hingga 7 September 2026.

Calon peserta mendaftar secara daring dengan melengkapi data, dan dokumen persyaratan melalui sistem pendaftaran Beasiswa Kementerian Agama. Program ini memanfaatkan dana zakat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dari keluarga kurang mampu.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kementerian Agama, Waryono Abdul Ghafur mengatakan, zakat memiliki potensi besar untuk memberikan dampak jangka Panjang, bagi kehidupan mustahik. Salah satunya melalui pemberian akses pendidikan.

“Zakat tidak hanya dapat menjawab kebutuhan mustahik hari ini, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan untuk membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Melalui pendidikan, zakat dapat membantu melahirkan generasi yang memiliki ilmu, kompetensi, kemandirian, dan kemampuan untuk memberikan manfaat yang lebih luas,” ujar Waryono, pada Rabu, 2 September 2026.

Menurut Waryono, beasiswa pendidikan merupakan salah satu bentuk pendayagunaan zakat yang strategis karena manfaatnya tidak berhenti pada penerima. Peningkatan kapasitas mustahik melalui pendidikan diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi keluarga, masyarakat, hingga pembangunan bangsa.

BeZakat dimulai pada 2025 dan kembali dilanjutkan pada 2026. Program ini ditujukan bagi lulusan pendidikan menengah yang ingin melanjutkan pendidikan jenjang Strata Satu (S1) di perguruan tinggi negeri (PTN) dan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri (PTKIN) yang menjadi mitra program.

BeZakat 2026 diutamakan bagi mustahik dari asnaf fakir dan miskin serta mustahik berprestasi dari asnaf fi sabilillah. Selain prestasi akademik, program ini memberi perhatian kepada calon penerima yang aktif dalam organisasi, dakwah keagamaan, dan kegiatan sosial.

Pilihan program studi mencakup sains dan teknik, kesehatan, pertanian, ekonomi, hukum dan sosial, serta zakat dan wakaf. Program studi ini diarahkan untuk yang terakreditasi A atau Unggul. Penerima BeZakat diharapkan tidak berhenti pada capaian akademik, tetapi mampu menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Calon peserta mendaftar secara daring dengan melengkapi data dan dokumen persyaratan melalui sistem pendaftaran Beasiswa Kementerian Agama. Informasi selengkapnya dapat diakses pada https://pendaftaran-beasiswa.kemenag.go.id/login.

Tahapan seleksi beasiswa ini meliputi seleksi administrasi, wawancara potensi diri, ruhiah dan akademik, serta wawancara komitmen dan kepribadian bersama orang tua atau wali. Verifikasi faktual dilakukan apabila diperlukan.

Seleksi administrasi berlangsung pada 8 hingga 15 September 2026. Tahapan wawancara dan seleksi berikutnya dilaksanakan hingga pengumuman kelulusan pada 18 November 2026. Orientasi calon penerima beasiswa dijadwalkan pada Desember 2026.

Melalui BeZakat, Kementerian Agama bersama LAZ berupaya menjadikan zakat sebagai instrumen pemberdayaan. Dana zakat diharapkan membuka akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu dan melahirkan sumber daya manusia yang dapat memberikan manfaat lebih luas bagi umat dan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....