Muharram Islamic Literacy Festival Perkenalkan Ragam UMKM dan Kuliner

  • 03 Agt 2026 09:46 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Bogor - Muharram Islamic Literacy Festival (Milfest) yang digelar Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, di Unit Percetakan Alquran, Ciawi Bogor, memberi ruang bagi puluhan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), untuk menawarkan produknya. Pelibatan UMKM dalam momen ini menjadi upaya Kemenag dalam mendorong kemandirian ekonomi umat. Milfest berlangsung selama empat hari, 30 Juli - 2 Agustus 2026.

Adapun kegiatan ini menjadi ruang pertemuan, pembelajaran, dan pemberdayaan bagi umat. Hal ini diapresiasi Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kementerian Agama, Helmi Nasaruddin Umar saat menutup Milfest 2026.

Dalam festival ini, Kemenag memfasilitasi 40 stan UMKM, yang menyajikan aneka produk mulai dari kuliner lokal seperti empal gentong, hingga berbagai busana muslim dan wastra. Menariknya, Milfest turut melibatkan 12 pelaku UMKM dari kelompok penyandang disabilitas, yang berhasil menampilkan karya dan produk kreatif mereka.

"Kehadiran UMKM, termasuk dari kaum disabilitas, membuktikan bahwa ekonomi kreatif dapat tumbuh bersama budaya literasi. Ketika ilmu melahirkan inovasi, maka inovasi akan melahirkan kesejahteraan. Ke depan, kita berharap ruang bagi pengembangan produk lokal seperti batik dan wastra nusantara bisa terus diperluas," ujarnya pada Minggu, 2 Agustus 2026.

Milfest yang digelar bertepatan dengan momentum bulan Muharram ini, juga membawa pesan penguatan kualitas diri. Berhijrah diartikan sebagai transisi dari budaya yang kurang gemar membaca menuju masyarakat yang mencintai ilmu dan mampu mengembangkan potensi ekonomi secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Penasihat DWP Kemenag Helmi Nasaruddin Umar menyoroti pentingnya menghidupkan kembali budaya membaca di tengah keluarga, khususnya bagi anak-anak. Di era disrupsi informasi, literasi yang baik menjadi benteng utama agar masyarakat bijak dalam bermedia sosial dan terhindar dari disinformasi maupun konflik di ruang digital.

DWP Kementerian Agama akan terus mendukung berbagai gerakan literasi, pemberdayaan keluarga, penguatan UMKM, dan pengembangan ekonomi kreatif yang berakar pada nilai-nilai keagamaan, kebangsaan, dan kemanusiaan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....