26 Jemaah Haji Aceh Tunda Keberangkatan, ini Penyebabnya
- 16 Mei 2025 18:10 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Sebanyak 26 jemaah haji asal Aceh menunda keberangkatan ke Tanah Suci tahun ini. Penundaan keberangkatan jemaah disebabkan oleh beberapa faktor.
“Penyebab utama penundaan antara lain karena salah satu pasangan jemaah mengalami sakit, ada yang meninggal dunia, dan ada juga yang menunggu penggabungan mahram,” ujar kata Ketua PPIH embarkasi Aceh Azhari yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Aceh dalam konferensi pers di Media Center Asrama Haji Embarkasi Aceh, Banda Aceh, Jumat (16/5/2026).
Azhari mencontohkan, dalam kasus penggabungan mahram, apabila seorang istri mendapat panggilan berangkat lebih dulu namun suaminya belum memenuhi syarat penggabungan – misalnya belum mencapai batas minimal lima tahun antrean – maka keberangkatan istri tersebut harus ditunda. Untuk mengisi kekosongan akibat penundaan ini, PPIH Embarkasi Aceh telah menyiapkan daftar calon jemaah cadangan.
“Cadangan kita ada 132 orang yang sudah melunasi. Jadi setiap ada yang tunda atau batal berangkat, langsung kita isi dengan cadangan,” jelasnya.
Azhari juga menyebutkan bahwa jumlah jemaah yang menunda keberangkatan bersifat dinamis dan dapat berubah setiap hari. “Hari ini, misalnya, ada penambahan delapan orang yang menunda. Sebelumnya 18 sudah kita selesaikan, sekarang total jadi 26 orang,” tambahnya.
PPIH Embarkasi Aceh memastikan bahwa seluruh kuota jemaah akan tetap terisi, dan pembaruan data dilakukan setiap hari untuk memastikan kelancaran proses pemberangkatan. “Intinya, semua kursi harus terisi. Setiap hari kita update agar proses pemberangkatan berjalan optimal,” kata Azhari.
Untuk diketahui, sebanyak 393 jemaah haji asal Banda Aceh yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 1 embarkasi Aceh dijadwalkan masuk asrama haji embarkasi Aceh di Banda Aceh pada Sabtu (17/5/2025), pukul 08.00 WIB. Mereka akan diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Sabtu, 18 Mei 2025, pukul 07.25 WIB melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda.
Azhari menyampaikan, jemaah haji Aceh yang tergabung dalam kloter pertama ini terdiri dari 166 jemaah laki-laki dan 227 jemaah perempuan. "Dalam kloter ini jemaah tertua berusia 89 tahun dan jemaah termuda berusia 20 tahun," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....