UIN Ar-Raniry Apresiasi Haji Ramah Lansia dan Disabilitas
- 14 Mei 2025 17:20 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh memberikan apresiasi atas terobosan kebijakan Menteri Agama RI, Prof. Nasaruddin Umar dalam penyelenggaraan ibadah haji tahun 2025. Kebijakan tersebut dinilai tidak hanya inovatif, tetapi juga mencerminkan keberpihakan negara terhadap kenyamanan, keamanan, dan kemaslahatan jemaah, khususnya Lanjut Usia (Lansia) dan penyandang disabilitas.
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof. Mujiburrahman menyebut langkah-langkah yang ditempuh Kementerian Agama, sebagai bentuk kepemimpinan visioner yang menempatkan jemaah sebagai pusat pelayanan.
“Kami mendukung penuh kebijakan inklusif ini. Program tanazul, murur, hingga safari wukuf adalah terobosan nyata yang sangat membantu jemaah yang lanjut usia dan disabilitas dalam melaksanakan ibadah secara lebih manusiawi dan bermartabat,” ujar Prof. Mujiburrahman pada Rabu (14/5/2025).
Rektor Mujiburrahman juga menilai upaya pemerintah untuk menurunkan biaya haji, tanpa menurunkan standar pelayanan sebagai langkah strategis yang tepat. Evaluasi terhadap masa tinggal di tanah suci, peningkatan kualitas akomodasi, serta efisiensi dana operasional menunjukkan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pelayanan haji yang transparan dan bertanggung jawab.
Lebih lanjut, UIN Ar-Raniry mendukung rencana distribusi daging dam ke Indonesia yang tengah dikaji Kementerian Agama bersama lembaga terkait. Kebijakan ini dinilai dapat memberikan dampak sosial yang lebih luas di dalam negeri, terutama dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat. Sebagai perguruan tinggi keagamaan, UIN Ar-Raniry menyatakan kesiapan untuk menjadi mitra strategis pemerintah dalam mengawal berbagai kebijakan keagamaan yang berpihak pada umat dan berbasis pada nilai-nilai Islam moderat, inklusif, dan berkemajuan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....