Dinkes Beri Perhatian Khusus Bagi Jemaah Risti

  • 27 Apr 2025 03:15 WIB
  •  Banda Aceh

KBRN, Banda Aceh: Dinas Kesehatan (Dinkes) Aceh memprioritaskan pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Aceh lanjut usia (Lansia) dan jemaah haji yang memiliki risiko tinggi (risti).

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM, dalam perbincangan bersama RRI Banda Aceh, Selasa (15/4/2025) mengatakan, sebagian besar jemaah haji Aceh berusia lanjut, dengan lebih dari 70% berusia di atas 60 tahun.

Menurutnya, penyakit jantung, diabetes, dan penyakit paru-paru menjadi penyebab utama kematian di kalangan jemaah, baik secara nasional maupun di Aceh. "Kami akan memberikan perhatian khusus terhadap jemaah yang berisiko tinggi, dengan memantau kondisi kesehatan mereka secara ketat," jelasnya.

Dikatakan dr. Iman, pihaknya melakukan pengawasan khusus terhadap jemaah yang memiliki penyakit jantung, diabetes mellitus (DM), serta penyakit paru pada jemaah haji Aceh, mengingat tingginya angka kematian akibat penyakit tersebut. Hal ini disampaikan oleh

Sebagai langkah pencegahan, Dinkes Aceh akan melengkapi setiap jemaah dengan jam yang terkoneksi langsung dengan petugas kesehatan. Petugas ini akan memantau jemaah dengan riwayat penyakit jantung atau metabolik serta memastikan bahwa mereka mendapatkan pengawasan ketat selama berada di Tanah Suci.

Selain itu, dr. Iman juga menilai pengawasan terhadap penyakit menular, terutama TBC sangat diperlukan. Tahun lalu, katanya, beberapa jemaah haji yang terdeteksi mengidap TBC harus menjalani pemeriksaan lebih lanjut di Rumah Sakit Umum Dr. Zainoel Abidin untuk memastikan tidak ada risiko penularan.

"Penyakit TBC sangat mudah menular, dan jemaah yang terinfeksi di Arab Saudi biasanya harus diisolasi untuk pengobatan yang memakan waktu lama," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....