Gagal Ginjal-Demensia Jadi Kendala Kesehatan Jemaah Haji
- 22 Apr 2025 17:58 WIB
- Banda Aceh
KBRN, Banda Aceh: Persiapan ibadah haji 2025 di Aceh memasuki tahap akhir, namun masih ada beberapa kendala kesehatan yang perlu diatasi oleh calon jemaah. Hal ini disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh, dr. Iman Murahman, Sp.KKLP, MKM, dalam wawancara bersama RRI Banda Aceh pada Selasa (15/4/2025).
Menurut dr. Iman, dua kondisi medis menjadi perhatian utama dalam memastikan kelayakan calon jemaah haji untuk berangkat. Pertama, masalah gagal ginjal yang memerlukan tindakan hemodialisis atau cuci darah. Jemaah yang mengalami kondisi ini tidak diperbolehkan untuk berangkat haji, mengingat risiko yang tinggi selama perjalanan ibadah.
Kedua, katanya, demensia berat atau gangguan jiwa yang menyebabkan lupa berat juga menjadi alasan penundaan keberangkatan. Jemaah yang mengalami gangguan ini berisiko hilang di Tanah Suci, baik di Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi, yang dapat membahayakan keselamatan mereka.
"Tentu kami sangat ketat dalam hal ini, karena keselamatan jemaah adalah prioritas utama. Bagi mereka yang memiliki kondisi seperti gagal ginjal atau demensia berat, kami tidak bisa memberikan izin untuk berangkat," ujar dr. Iman.
Selain itu, dr. Iman juga menyebutkan bahwa hampir 100% jemaah di beberapa kabupaten/kota di Aceh telah menyelesaikan pemeriksaan kesehatan. Namun, masih ada beberapa daerah yang belum mencapai 100% dalam pelaksanaan pemeriksaan kesehatan, seperti di Aceh Utara, Simeulu, dan Gayo Lues. Meskipun demikian, ia berharap masih ada kesempatan bagi jemaah yang belum terinput dalam sistem Sisco Hardcast untuk segera menyelesaikan administrasi kesehatan mereka.
"Beberapa daerah seperti Aceh Utara, Simeulu, dan Gayo Lues memang masih ada yang belum mencapai target. Namun, kami optimis dengan adanya perpanjangan waktu, jemaah yang belum terinput dapat segera melengkapi pemeriksaan kesehatannya," kata dr. Iman.
Dinas Kesehatan Aceh, kata Iman, terus memantau perkembangan persiapan kesehatan jemaah haji untuk memastikan bahwa semua calon jemaah dalam kondisi sehat sebelum berangkat. Pemeriksaan kesehatan adalah salah satu syarat penting yang harus dipenuhi sebelum calon jemaah haji dapat melunasi biaya dan melaksanakan ibadah haji.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....