Penggerebekan Bandar Narkoba di Bireuen, Anggota TNI Meninggal Terkena Tembakan
- 26 Jul 2026 21:46 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Bireuen – Seorang anggota TNI dari kesatuan Polisi Militer Angkatan Darat, Pratu Galuh Nugraha, meninggal dunia setelah terkena tembakan saat membantu aparat kepolisian dalam penggerebekan bandar narkoba di depan SPBU Juli, Gampong Cot Meurak, Kabupaten Bireuen, Sabtu 25 Juli 2026.
Peristiwa bermula saat aparat melakukan operasi penangkapan terhadap empat terduga bandar narkoba yang berada di dalam sebuah mobil. Dalam operasi tersebut, satu orang yang diduga merupakan oknum anggota Brimob berhasil diamankan, sedangkan tiga terduga pelaku lainnya melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran.
Saat proses pengejaran berlangsung, petugas melepaskan tembakan ke arah para pelaku. Dalam insiden itu, Pratu Galuh Nugraha yang turut membantu upaya penangkapan terkena tembakan dan kemudian dievakuasi ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Kapolda Aceh Irjen Pol. Ruddi Setiawan melalui Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyampaikan duka cita mendalam. "Peristiwa ini menjadi duka bagi kita semua. Kami turut berbelasungkawa atas gugurnya anggota POM TNI AD Pratu Galuh Nugraha. Ia telah menunjukkan naluri prajurit penegak hukum yang luar biasa dalam membantu kepolisian saat penangkapan bandar narkoba," kata Joko saat konfrensi pers di Mapolres Bireuen Minggu 26 Juli 2026.
Lanjut Joko, Polda Aceh telah berkoordinasi secara intensif dengan Pangdam Iskandar Muda beserta jajaran, Danpuspomad, dan Danpomdam Iskandar Muda guna memastikan penanganan terhadap korban, mendukung proses penyidikan, serta menjaga soliditas antara Polri dan TNI.
"Atas nama keluarga besar Polda Aceh dan seluruh jajaran, kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum Pratu Galuh Nugraha serta kepada seluruh jajaran Tentara Nasional Indonesia," ujarnya.
Polda Aceh juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi. Masyarakat yang mengetahui atau menyaksikan langsung rangkaian peristiwa tersebut diminta memberikan keterangan kepada penyidik guna membantu proses pengungkapan kasus.
Hingga kini, penyidik masih memburu tiga terduga bandar narkoba yang melarikan diri, sementara proses penyelidikan terhadap insiden penembakan yang menewaskan anggota TNI tersebut masih terus berlangsung.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....