Kemendukbangga/BKKBN Aceh Dorong Keluarga Jadi Fondasi Budaya Antikorupsi
- 23 Jul 2026 14:26 WIB
- Banda Aceh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan Provinsi Aceh memperkuat pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) melalui Kegiatan Pembelajaran Anti Korupsi dan Keluarga Berintegritas secara hybrid, Rabu 22 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti ASN di kantor dan seluruh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) serta Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB) secara daring.
Acara merupakan tindak lanjut Strategic Meeting dalam rangka peringatan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026 dengan tema “Ayah Wajib Hadir”. BKKBN Aceh menegaskan keluarga sebagai lingkungan pertama dalam menanamkan nilai kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan antikorupsi.
Kegiatan dibuka Sekretaris Perwakilan BKKBN Aceh, Ihya, S.E., M.M. Ia mengajak seluruh pegawai menjadikan pembelajaran sebagai bekal nyata dalam tugas dan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, budaya integritas harus terus dijaga untuk mempertahankan capaian organisasi.
“Pembangunan budaya integritas adalah komitmen bersama. Apa yang telah kita capai harus terus kita jaga dan tingkatkan, karena masih ada indikator yang perlu kita perkuat untuk menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani,” ujar Ihya.
Hingga saat ini BKKBN Aceh telah mengantongi sertifikasi Sistem Manajemen Anti Penyuapan ISO 37001:2016, predikat WBK 2024, opini WTP berkelanjutan, maturitas SPIP Level 3, nilai RB kategori A, SAKIP predikat BB, serta kepatuhan LHKPN/LHKASN 100 persen.
Materi disampaikan auditor senior BPK RI Perwakilan Aceh, Mhd. Husni T., S.E., M.Si., Ak., dan Taufiqurrahman, S.P., M.M. Mereka menekankan integritas tercermin dari keselarasan sikap dan tindakan. Keluarga dan keteladanan pimpinan menjadi kunci pencegahan korupsi.
“Integritas harus dimulai dari hal-hal yang paling dekat dengan kehidupan kita. Apa yang kita biasakan di keluarga akan membentuk karakter, dan karakter itulah yang kemudian kita bawa ketika menjalankan amanah sebagai ASN,” ujar narasumber. Narasumber juga mengingatkan ASN menjaga objektivitas, menghindari konflik kepentingan, serta menerapkan transparansi dan Whistleblowing System.
Melalui penguatan nilai antikorupsi berbasis keluarga, BKKBN Aceh menargetkan budaya integritas menjadi kebiasaan kerja sehari-hari. Langkah ini diharapkan mendorong organisasi melangkah lebih jauh menuju WBBM dan menghadirkan pelayanan publik yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....