Dari Hobi Jadi Prestasi, Ini Kunci Remaja Sukses di Bidang Olahraga

  • 14 Sep 2026 00:08 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - RRI PRO 1 Banda Aceh 97.7 FM kembali menghadirkan program IDOLA - Indonesia Layak Anak pada Minggu, 13 September 2026 pukul 10.00 - 11.00 WIB. Mengusung tema "Dari Hobi Jadi Prestasi – Saatnya Remaja Menjadikan Olahraga Sebagai Gaya Hidup", program ini disiarkan langsung melalui frekuensi 97.7 FM dan kanal YouTube RRI_BandaAcehLIVE.

Program yang dipandu presenter Arso tersebut menghadirkan dua narasumber. Yakni Teuku Muhammad Hairunis selaku Kabid Layanan Kepemudaan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Banda Aceh, dan T. Rajul Raditya Al Khalif, mahasiswa sekaligus atlet anggar yang telah mengharumkan nama Aceh di berbagai kejuaraan.

Teuku Muhammad Hairunis menegaskan bahwa olahraga harus dipandang sebagai kebutuhan, bukan sekadar aktivitas mengisi waktu luang. Di era digital saat ini, banyak remaja yang lebih banyak menghabiskan waktu di depan gawai sehingga aktivitas fisik menjadi berkurang.

"Olahraga ini investasi jangka panjang. Kalau dari remaja sudah dibiasakan jadi gaya hidup, maka manfaatnya akan terasa sampai dewasa. Tubuh sehat, mental kuat, dan punya prestasi," ujarnya.

Ia menjelaskan, Dispora Kota Banda Aceh saat ini terus berupaya menyediakan ruang bagi remaja untuk menyalurkan minat di bidang olahraga. Mulai dari pembinaan klub, kejuaraan tingkat kota, hingga pemusatan latihan daerah. Menurutnya, dukungan pemerintah harus diimbangi dengan kemauan remaja itu sendiri untuk bergerak.

"Jangan tunggu disuruh. Kalau punya hobi olahraga, tekuni. Datang ke klub, ikut latihan, cari komunitas. Pemerintah sudah buka pintunya, tinggal kita yang jalan," katanya.

Senada dengan itu, T. Rajul Raditya Al Khalif membagikan kisah inspiratifnya memulai olahraga anggar. Awalnya ia hanya mencoba-coba karena penasaran melihat keunikan olahraga tersebut. Namun karena tekun berlatih dan mendapat dukungan dari pelatih serta orang tua, hobi itu berbuah prestasi.

"Saya mulai dari nol. Awalnya cuma iseng ikut latihan di sekolah. Lama-lama suka, lalu ikut kejuaraan. Dari situ baru sadar kalau olahraga bisa jadi jalan untuk berprestasi dan mengharumkan nama daerah," ujarnya.

Rajul menekankan ada tiga kunci agar hobi bisa naik level menjadi prestasi. Pertama, disiplin dan konsisten berlatih. Kedua, memiliki target dan motivasi yang jelas. Ketiga, mendapat dukungan dari lingkungan, baik keluarga, sekolah, maupun komunitas.

"Kalau cuma hobi tapi tidak serius, ya akan berhenti di situ saja. Tapi kalau serius, ikut seleksi, ikut latihan rutin, pasti ada hasilnya. Saya buktinya," ungkapnya.

Dalam diskusi tersebut, Arso juga menyoroti masih adanya stigma di masyarakat yang menganggap olahraga hanya membuang waktu dan mengganggu belajar. Teuku Muhammad Hairunis membantah anggapan tersebut. Ia menyebut banyak atlet berprestasi yang juga berprestasi di bidang akademik.

"Justru olahraga itu melatih manajemen waktu, disiplin, dan kerja sama. Banyak kok atlet yang IPK-nya bagus. Jadi jangan jadikan sekolah sebagai alasan untuk tidak berolahraga," tegasnya.

Di akhir siaran, kedua narasumber mengajak remaja Aceh untuk tidak ragu memulai. Teuku Muhammad Hairunis mengajak remaja memanfaatkan fasilitas olahraga yang ada di Banda Aceh. Sementara Rajul mengajak teman-teman sebayanya berani mencoba hal baru dan tidak takut gagal.

"Jadikan olahraga sebagai gaya hidup. Mulai dari 30 menit sehari. Jalan, lari, atau ikut klub. Siapa tahu dari hobi itu lahir atlet-atlet baru Aceh yang bisa bertanding di tingkat nasional bahkan internasional," pungkas Rajul

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....