Benarkah Semut di Bunga Kelengkeng Membantu Penyerbukan ?

  • 30 Jun 2026 19:28 WIB
  •  Banda Aceh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Kehadiran kawanan semut yang mengerubungi bunga kelengkeng sering dianggap sebagai pemandangan yang membawa berkah bagi kesuburan tanaman. Banyak pemilik pohon meyakini bahwa serangga kecil ini membantu proses penyerbukan buah.

Namun, para ahli pertanian justru mengingatkan bahwa peran semut dalam penyerbukan bunga kelengkeng tergolong sangat minim. Tubuh semut yang licin serta adanya cairan antimikroba alami pada kulitnya justru membuat serbuk sari tanaman mudah rusak.

Ancaman terbesar yang sesungguhnya di balik kehadiran semut adalah rombongan hama berbahaya yang kerap mereka bawa. Semut dikenal memiliki hubungan timbal balik yang erat dengan hama pengisap, seperti kutu dompolan dan kutu daun.

Kutu-kutu tersebut akan mengisap nutrisi tanaman lalu mengeluarkan cairan manis yang menjadi makanan favorit bagi koloni semut. Sebagai imbalannya, semut akan melindungi dan menjaga kutu-kutu itu dari serangan predator alami.

Dampak dari simbiosis keduanya bisa membuat kuncup bunga kelengkeng mengering dan menghitam. Jika dibiarkan tanpa penanganan, bunga yang seharusnya menjadi bakal buah akan rontok massal.

Selain memicu kerontokan, sisa cairan manis yang tercecer juga menjadi tempat tumbuhnya jamur jelaga. Lapisan jamur mirip arang ini akan menutup permukaan daun sehingga mengganggu proses fotosintesis pada pohon kelengkeng.

Untuk menyelamatkan tanaman, penanganan dilakukan dengan memotong jalur pergerakan semut dengan memasang perekat khusus pada batang utama pohon. Jika serangan sudah telanjur meluas, penyemprotan menggunakan insektisida organik berbahan air tembakau atau sabun cair dapat menjadi solusi aman yang ramah lingkungan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....